10.7 C
New York

Ucapan Terima Kasih Dan Apresiasi Polrestabes Surabaya, Pemkot Serahkan 11 Mobil Operasional

Published:

Ucapan Terima Kasih Dan Apresiasi Polrestabes Surabaya, Pemkot Serahkan 11 Mobil Operasional


Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara simbolis menyerahkan 11 unit mobil operasional ke Kapolrestabes Kombes Yusep Gunawan (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya – Wali Kota Eri Cahyadi menyerahkan 11 bantuan mobil operasional pinjam pakai ke Polrestabes Surabaya. Rencananya, 11 unit mobil operasional ini akan digunakan untuk pejabat utama kepolisian Kota Pahlawan.
Eri mengatakan 11 unit pinjam pakai mobil operasional bukan dilakukan serta merta oleh Pemkot. Melainkan support dan prestasi luar biasa dari Polrestabes Surabaya untuk Kota Pahlawan. Terlebih saat masih pandemi COVID-19 yang begitu dahsyat.

“Kita harus mempercepat vaksin pada waktu itu, salah satunya adalah sosialisasi masker, kedua percepatan vaksin. Bagaimana kita tahu, seluruh jajaran TNI, Polri waktu itu tidak pernah berhenti, mulai dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan selalu memberikan sosialisasi tanpa henti. Bahkan sempat berbenturan dengan masyarakat,” kata Eri di Balai Kota, Senin (6/3/2023).

Menurut Eri, saat melakukan percepatan vaksin membutuhkan inovasi dan solusi. Kala itu ia berdiskusi dengan Kapolrestabes Surabaya dan ada satu hal yang menurutnya sangat luar biasa, yakni ketika bertanya bagaimana bisa mempercepat vaksinasi.

“Tidak pakai dipikir, detik itu beliau langsung menyampaikan memberikan kita mobil vaksin keliling, dan mobil itu sampai turun ke RT, RW. Sehingga orang yang sepuh, yang waktunya vaksin tidak bisa ada kendala, maka mobil ini yang turun ada di perkampungan. Kenapa vaksinnya dan booster Kota Surabaya tercepat dan paling tinggi di Jawa Timur sampai hari ini, karena salah satu idenya dari Pak Kapolrestabes terkait mobil vaksin keliling,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya Surabaya menjadi lebih aman dan kondusif sejak ada di tangan Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan dan jajarannya. Sebab, penyelesaian tidak dilakukan dengan kekerasan, melainkan merangkul dan memberikan solusi dengan diskusi.

Bahkan, lanjut Eri, saat ada tawuran antara pihak satu dan lainnya, keduanya dipanggil untuk diberikan edukasi, pengertian bahkan dijadikan tokoh Jogo Kota Surabaya.

“Ini sangat langka yang luar biasa, ketika itu dilakukan, maka secara otomatis masyarakat yang berpikiran belum pas akhirnya bisa memahami dan bisa mengerti. Ada yang tawuran dikumpulkan di situ, akhirnya ada rasa saling menghormati, rasa saling memahami. Sehingga satu dengan yang lainnya itu terjaga,” ujarnya.

Lalu, ketika laga Arema dan Persebaya, Kapolrestabes Surabaya juga dinilai mampu menenangkan Bonek saat pecah Tragedi Kanjuruhan. Ini terbukti dengan situasi di Kota Pahlawan yang kondusif setelah tragedi hingga sidang digelar di Surabaya.

Terakhir, ketika marak kejadian geng motor, Kota Surabaya sempat tidak nyaman dan membuat Polrestabes menjadi susah. Karena ternyata para gengster ternyata adalah anak-anak di bawah umur. TNI, Polri pun tidak bisa bergerak sendiri, sebab jika ditangkap salah dan dibiarkan juga salah.

“Kemarin muncul kata pintar langsung, eee berarti kan butuh operasional. Karena begitu kuatnya Polrestabes Surabaya ini menjaga Kota Surabaya, maka pemkot memberikan apresiasi, memberikan pinjam pakai mobil. Ada 11 mobil yang digunakan untuk kabag dan kasat, sehingga. Insyaallah juga untuk TNI dan Kejaksaan, tapi ini yang keamanan dan menyentuh langsung dengan masyarakat, maka kita tidak bisa dilepaskan dari kepolisian Ini yang luar biasa,” urainya.

Mewakili seluruh warga Kota Surabaya, Eri juga menyampaikan terima kasih. Karena di bawah kepemimpinan Kombes Akhmad Yusep Gunawan merasakan kenyamanan, kekeluargaan di Kota Pahlawan. Sebab, pada tanggal 17 Maret akan dilantik menjadi Wakapolda Jatim.

“Doa kami Pak Yusep mengiri langkah bapak, diberikan kemudahan, kelancaran dan dalam lindungan Gusti Allah SWT. Insyaallah 17 bapak segera dilantik menjadi Wakapolda Jatim. Semoga setelah ini kita bisa melanjutkan kembali kegiatan-kegiatan yang bisa memberikan kepentingan untuk Kota Surabaya,” paparnya.

Mobil operasional pinjam pakai Polrestabes Surabaya (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Sementara Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Pemkot. Sehingga proses operasional dan pembinaan bisa lebih maksimal. Pemberian bantuan dalam bentuk pinjaman 11 unit kendaraan enjadi tanggung jawab yang dalam meningkatkan respon dan memberikan perlindungan kepada masyarakat Kota Pahlawan.

“Pastinya menambah semangat kepolisian, ini penghargaan dan penghormatan bapak wali kota kepada kami dan harus kami pertanggung jawabkan dalam bentuk merespon dengan kinerja dan etos kerja yang baik dan penuh integritas secara baik dan benar,” kata Yusep.

Bantuan 11 mobil operasional pinjam pakai ini rencananya akan diprioritaskan untuk pejabat utama Polrestabes Surabaya. Namun tetap dilengkapi dengan perangkat rotator maupun branding kepolisian. Sehingga akan menambah jumlah kendaraan yang tergelar di jalan atau tempat tertentu dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat Surabaya.

“Tidak hanya dengan hadirnya mobil, namun juga aksi kepolisian kepada anggota Polrestabes Surabaya. Jangka waktu kami mengikuti ketentuan yang berlaku. Kami menjaga dan merawat kendaraan agar lebih porduktif,” ujarnya.

Terkait dengan dirinya yang akan dilantik sebagai Wakapolda Jatim, Kombes Yusep akan menjadikan Surabaya prioritas pengamanan. Karena yang aksi atau mengganggu situasi di Surabaya, pelakunya tak selalu dari Surabaya.

“Sehingga Surabaya akan menjadi barometer dan inspirasi daerah lainnya. Banyak hal yang dilakukan pemkot dan kepolisian, harapannya agar bisa diadopsi oleh wilayah lain. Sehingga Jawa Timur bisa tertib dan aman apabila dilakukan bersama-sama,” pungkasnya.

Related articles

spot_img

Recent articles

spot_img