Blog

  • Polda Sumsel Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026

    Polri Presisi Hadir untuk Gen Z, Polda Sumsel Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026oleh

    img 20260704 wa0001

    Komitmen tersebut, diwujudkan melalui pembukaan Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026 yang digelar di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Sabtu (4/7/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

    Pembukaan turnamen, dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Polisi Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

    Kegiatan ini, dihadiri unsur Pejabat Utama Polda Sumsel, panitia pelaksana, komunitas E-Sport, perwakilan Polres jajaran, organisasi E-Sport, influencer, serta ratusan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

    Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 diselenggarakan sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui kompetisi yang sehat, sportif, dan edukatif.

    Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kompetisi ini juga diarahkan untuk membangun karakter disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan berpikir strategis, serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat di bawah tekanan.

    Kegiatan ini, sejalan dengan transformasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis kepada generasi muda, sekaligus mendukung program  pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki daya saing di era ekonomi digital. Polda Sumsel memandang komunitas E-Sport sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem digital yang positif, produktif, dan bertanggung jawab.

    Melalui turnamen ini, Polda Sumsel juga memperkuat komunikasi antara Polri dan komunitas digital sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kehadiran Polri di tengah komunitas E-Sport diharapkan mampu mendorong pemanfaatan teknologi secara positif, mengurangi potensi penyimpangan di ruang digital, serta memperkuat ketahanan sosial di kalangan generasi muda.

    Dalam sambutannya, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa Polri harus mampu hadir dan memahami perkembangan dunia generasi muda.

    “Polri tidak boleh jauh dari dunia Gen Z dan anak muda. Kita harus hadir, memahami ruang mereka, serta mengarahkan energi dan kreativitas mereka kepada kegiatan yang positif, produktif, dan membangun. Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter, sportivitas, serta kebersamaan,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

    Ia juga mengingatkan, bahwa nilai utama dalam sebuah kompetisi bukan hanya kemenangan.

    “Piala mungkin menjadi simbol kemenangan, tetapi sikap, integritas, dan sportivitas adalah kehormatan yang akan terus dikenang. Jadilah juara yang mampu menginspirasi orang lain,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Turnamen E-Sport Kapolda Cup merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir mengikuti perkembangan zaman, membuka ruang kolaborasi dengan komunitas digital, serta mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, kompetitif, dan berkarakter. Pembinaan terhadap generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan serta mendukung Indonesia Emas 2045,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

     

    Polda Sumatera Selatan berkomitmen menjadikan Turnamen E-Sport Kapolda Cup sebagai agenda pembinaan yang berkelanjutan. Melalui sinergi bersama komunitas E-Sport, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat, Polri optimistis dapat melahirkan talenta-talenta digital berprestasi sekaligus memperkuat ketahanan sosial, literasi digital, dan stabilitas keamanan di Sumatera Selatan

  • Polri Presisi Hadir untuk Gen Z, Polda Sumsel Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026

    Polri Presisi Hadir untuk Gen Z, Polda Sumsel Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026oleh

    img 20260704 wa0001

    Komitmen tersebut, diwujudkan melalui pembukaan Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026 yang digelar di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Sabtu (4/7/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

    Pembukaan turnamen, dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Polisi Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

    Kegiatan ini, dihadiri unsur Pejabat Utama Polda Sumsel, panitia pelaksana, komunitas E-Sport, perwakilan Polres jajaran, organisasi E-Sport, influencer, serta ratusan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

    Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 diselenggarakan sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui kompetisi yang sehat, sportif, dan edukatif.

    Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kompetisi ini juga diarahkan untuk membangun karakter disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan berpikir strategis, serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat di bawah tekanan.

    Kegiatan ini, sejalan dengan transformasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis kepada generasi muda, sekaligus mendukung program  pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki daya saing di era ekonomi digital. Polda Sumsel memandang komunitas E-Sport sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem digital yang positif, produktif, dan bertanggung jawab.

    Melalui turnamen ini, Polda Sumsel juga memperkuat komunikasi antara Polri dan komunitas digital sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kehadiran Polri di tengah komunitas E-Sport diharapkan mampu mendorong pemanfaatan teknologi secara positif, mengurangi potensi penyimpangan di ruang digital, serta memperkuat ketahanan sosial di kalangan generasi muda.

    Dalam sambutannya, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa Polri harus mampu hadir dan memahami perkembangan dunia generasi muda.

    “Polri tidak boleh jauh dari dunia Gen Z dan anak muda. Kita harus hadir, memahami ruang mereka, serta mengarahkan energi dan kreativitas mereka kepada kegiatan yang positif, produktif, dan membangun. Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter, sportivitas, serta kebersamaan,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

    Ia juga mengingatkan, bahwa nilai utama dalam sebuah kompetisi bukan hanya kemenangan.

    “Piala mungkin menjadi simbol kemenangan, tetapi sikap, integritas, dan sportivitas adalah kehormatan yang akan terus dikenang. Jadilah juara yang mampu menginspirasi orang lain,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Turnamen E-Sport Kapolda Cup merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir mengikuti perkembangan zaman, membuka ruang kolaborasi dengan komunitas digital, serta mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, kompetitif, dan berkarakter. Pembinaan terhadap generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan serta mendukung Indonesia Emas 2045,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

     

    Polda Sumatera Selatan berkomitmen menjadikan Turnamen E-Sport Kapolda Cup sebagai agenda pembinaan yang berkelanjutan. Melalui sinergi bersama komunitas E-Sport, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat, Polri optimistis dapat melahirkan talenta-talenta digital berprestasi sekaligus memperkuat ketahanan sosial, literasi digital, dan stabilitas keamanan di Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Pemusnahan 397 Pucuk Senpi Ilegal Hasil Barang Bukti

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Pemusnahan 397 Pucuk Senpi Ilegal Hasil Barang Bukti

    Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal, Jumat (3/7/2026). (Dok. Istimewa)

    Jakarta – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal. Negara hadir sebagai langkah tegas untuk memastikan perlindungan masyarakat sehari-hari.
    Pemusnahan barang bukti hasil Operasi Senpi Musi Tahun 2026 dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho, Jumat (3/7/2026), di Lapangan Tembak Brimob Polda Sumsel. Operasi ini telah sukses dilaksanakan selama 16 hari, terhitung sejak 12 hingga 27 Juni 2026.

    Sandi menegaskan bahwa pemberantasan peredaran senpi ilegal adalah bukti nyata keterlibatan negara dalam melindungi warganya. “Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik itu laras panjang maupun laras pendek. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk mengamankan masyarakat dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan senjata api,” ujar Kapolda.

    Lebih lanjut, Sandi menyampaikan bahwa operasi ini bermuara pada satu tujuan luhur, yakni menjamin kebebasan dan rasa aman masyarakat dari ancaman bersenjata.

    “Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban ini merupakan representasi dari negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Tujuannya agar masyarakat bisa beraktivitas, bekerja, beribadah, dan bersekolah dengan aman tanpa rasa takut karena banyaknya senpi yang beredar,” tegasnya.

    Berdasarkan data operasional, Operasi Senpi Musi 2026 berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan senjata api dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 31 orang. Total senjata api yang dimusnahkan mencapai 397 pucuk, yang terdiri dari 284 pucuk senpi laras panjang dan 113 pucuk senpi laras pendek.

    Keberhasilan ini, menurut Sandi, bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari sebuah super team. Sandi secara khusus mengapresiasi kolaborasi apik dari Wakapolda, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) seperti Dirkrimum dan Karo Ops, serta seluruh Kapolres jajaran.

    Polda Sumsel menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api rakitan ilegal, Jumat (3/7/2026). (Dok. Istimewa)

    Di sisi lain, keberhasilan kepolisian ini tak lepas dari tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga. Hal ini dibuktikan dengan adanya serahan senpi secara sukarela oleh masyarakat sebanyak 234 pucuk.

    Senada dengan pernyataan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa pemusnahan ini sekaligus menjadi peringatan tegas bagi para pelaku kejahatan di wilayah Sumatera Selatan.

    “Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran senjata api ilegal yang kerap menjadi sumber keresahan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah proaktif dan berani menyerahkan senpi rakitannya secara sukarela. Bagi masyarakat yang saat ini masih menyimpan atau mengetahui adanya senpi ilegal, kami imbau untuk segera menyerahkannya kepada aparat terdekat sebelum dilakukan tindakan hukum yang tegas,” jelas Nandang.

    Sebagai langkah mitigasi ke depan, kepolisian terus membuka kanal pengaduan agar masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan adanya indikasi pembuatan atau peredaran senpi rakitan di lingkungannya. Warga diimbau untuk langsung menghubungi layanan Call Center 110 yang telah terintegrasi secara online dan siap merespons laporan dengan cepat.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Pemusnahan 397 Pucuk Senpi Ilegal Hasil Barang Bukti

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Pemusnahan 397 Pucuk Senpi Ilegal Hasil Barang Bukti

    Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal, Jumat (3/7/2026). (Dok. Istimewa)

    Jakarta – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal. Negara hadir sebagai langkah tegas untuk memastikan perlindungan masyarakat sehari-hari.
    Pemusnahan barang bukti hasil Operasi Senpi Musi Tahun 2026 dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho, Jumat (3/7/2026), di Lapangan Tembak Brimob Polda Sumsel. Operasi ini telah sukses dilaksanakan selama 16 hari, terhitung sejak 12 hingga 27 Juni 2026.

    Sandi menegaskan bahwa pemberantasan peredaran senpi ilegal adalah bukti nyata keterlibatan negara dalam melindungi warganya. “Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik itu laras panjang maupun laras pendek. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk mengamankan masyarakat dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan senjata api,” ujar Kapolda.

    Lebih lanjut, Sandi menyampaikan bahwa operasi ini bermuara pada satu tujuan luhur, yakni menjamin kebebasan dan rasa aman masyarakat dari ancaman bersenjata.

    “Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban ini merupakan representasi dari negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Tujuannya agar masyarakat bisa beraktivitas, bekerja, beribadah, dan bersekolah dengan aman tanpa rasa takut karena banyaknya senpi yang beredar,” tegasnya.

    Berdasarkan data operasional, Operasi Senpi Musi 2026 berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan senjata api dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 31 orang. Total senjata api yang dimusnahkan mencapai 397 pucuk, yang terdiri dari 284 pucuk senpi laras panjang dan 113 pucuk senpi laras pendek.

    Keberhasilan ini, menurut Sandi, bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari sebuah super team. Sandi secara khusus mengapresiasi kolaborasi apik dari Wakapolda, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) seperti Dirkrimum dan Karo Ops, serta seluruh Kapolres jajaran.

    Polda Sumsel menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api rakitan ilegal, Jumat (3/7/2026). (Dok. Istimewa)

    Di sisi lain, keberhasilan kepolisian ini tak lepas dari tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga. Hal ini dibuktikan dengan adanya serahan senpi secara sukarela oleh masyarakat sebanyak 234 pucuk.

    Senada dengan pernyataan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa pemusnahan ini sekaligus menjadi peringatan tegas bagi para pelaku kejahatan di wilayah Sumatera Selatan.

    “Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran senjata api ilegal yang kerap menjadi sumber keresahan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah proaktif dan berani menyerahkan senpi rakitannya secara sukarela. Bagi masyarakat yang saat ini masih menyimpan atau mengetahui adanya senpi ilegal, kami imbau untuk segera menyerahkannya kepada aparat terdekat sebelum dilakukan tindakan hukum yang tegas,” jelas Nandang.

    Sebagai langkah mitigasi ke depan, kepolisian terus membuka kanal pengaduan agar masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan adanya indikasi pembuatan atau peredaran senpi rakitan di lingkungannya. Warga diimbau untuk langsung menghubungi layanan Call Center 110 yang telah terintegrasi secara online dan siap merespons laporan dengan cepat.

  • Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan 397 Pucuk Senpi Ilegal Hasil Barang Bukti

    Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan 397 Pucuk Senpi Ilegal Hasil Barang Bukti

    Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal, Jumat (3/7/2026). (Dok. Istimewa)

    Jakarta – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal. Negara hadir sebagai langkah tegas untuk memastikan perlindungan masyarakat sehari-hari.
    Pemusnahan barang bukti hasil Operasi Senpi Musi Tahun 2026 dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho, Jumat (3/7/2026), di Lapangan Tembak Brimob Polda Sumsel. Operasi ini telah sukses dilaksanakan selama 16 hari, terhitung sejak 12 hingga 27 Juni 2026.

    Sandi menegaskan bahwa pemberantasan peredaran senpi ilegal adalah bukti nyata keterlibatan negara dalam melindungi warganya. “Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik itu laras panjang maupun laras pendek. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk mengamankan masyarakat dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan senjata api,” ujar Kapolda.

    Lebih lanjut, Sandi menyampaikan bahwa operasi ini bermuara pada satu tujuan luhur, yakni menjamin kebebasan dan rasa aman masyarakat dari ancaman bersenjata.

    “Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban ini merupakan representasi dari negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Tujuannya agar masyarakat bisa beraktivitas, bekerja, beribadah, dan bersekolah dengan aman tanpa rasa takut karena banyaknya senpi yang beredar,” tegasnya.

    Berdasarkan data operasional, Operasi Senpi Musi 2026 berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan senjata api dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 31 orang. Total senjata api yang dimusnahkan mencapai 397 pucuk, yang terdiri dari 284 pucuk senpi laras panjang dan 113 pucuk senpi laras pendek.

    Keberhasilan ini, menurut Sandi, bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari sebuah super team. Sandi secara khusus mengapresiasi kolaborasi apik dari Wakapolda, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) seperti Dirkrimum dan Karo Ops, serta seluruh Kapolres jajaran.

    Polda Sumsel menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api rakitan ilegal, Jumat (3/7/2026). (Dok. Istimewa)

    Di sisi lain, keberhasilan kepolisian ini tak lepas dari tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga. Hal ini dibuktikan dengan adanya serahan senpi secara sukarela oleh masyarakat sebanyak 234 pucuk.

    Senada dengan pernyataan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa pemusnahan ini sekaligus menjadi peringatan tegas bagi para pelaku kejahatan di wilayah Sumatera Selatan.

    “Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran senjata api ilegal yang kerap menjadi sumber keresahan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah proaktif dan berani menyerahkan senpi rakitannya secara sukarela. Bagi masyarakat yang saat ini masih menyimpan atau mengetahui adanya senpi ilegal, kami imbau untuk segera menyerahkannya kepada aparat terdekat sebelum dilakukan tindakan hukum yang tegas,” jelas Nandang.

    Sebagai langkah mitigasi ke depan, kepolisian terus membuka kanal pengaduan agar masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan adanya indikasi pembuatan atau peredaran senpi rakitan di lingkungannya. Warga diimbau untuk langsung menghubungi layanan Call Center 110 yang telah terintegrasi secara online dan siap merespons laporan dengan cepat.

  • Polda Sumsel Gelar Kapolda Cup VI 2026, 1.078 Atlet Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80 di Palembang

    Polda Sumsel Gelar Kapolda Cup VI 2026, 1.078 Atlet Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80 di Palembang

    0
    62
    Berbagi di Facebook
    Tweet di Twitter

     

    Palembang, JNN.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya untuk hadir lebih dekat dan membaur dengan masyarakat. Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel secara resmi menggelar Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 yang berhasil menyedot 1.078 peserta dari berbagai kalangan.

    Acara pembukaan yang berlangsung meriah di GOR Badminton Drs. Warsito, S.H., Komplek Pakri Palembang, pada Minggu (5/7/2026) pagi, tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga. Kejuaraan ini menjadi wujud sinergitas dan keakraban antara Polri, unsur Forkopimda, instansi swasta, hingga masyarakat luas.

    Pembukaan dipenuhi sorak-sorai penonton, terutama saat digelar laga ekshibisi antar-pimpinan daerah. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tampil berpasangan dengan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pasangan eksekutif ini bertanding dalam format persahabatan melawan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen Pol. (Purn.) Eko Indra Heri.

    Kemeriahan semakin lengkap karena kehadiran bintang tamu istimewa, yakni legenda bulu tangkis asal Palembang, Mohammad Ahsan, bersama peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Tri Kusharjanto. Kehadiran dua ikon olahraga tersebut menjadi penyemangat bagi atlet muda yang bertanding di berbagai kategori.

    Ketua Pelaksana sekaligus Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., menjelaskan bahwa kejuaraan yang berlangsung 4 hingga 11 Juli 2026 mempertandingkan beragam kategori.

    “Mulai dari kategori Prestasi untuk usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja, serta kategori Non-Prestasi yang mencakup Ganda Beregu Instansi, TNI-Polri, hingga kelas Veteran,” ujarnya.

    Sinergitas dan Cinta Olahraga Warga
    Keberhasilan penyelenggaraan dan tingginya antusiasme masyarakat mendapat apresiasi langsung dari **Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru. Dalam sambutannya sebelum melakukan pemukulan shuttlecock pertama, gubernur menegaskan bahwa ajang ini merupakan sajian istimewa bagi masyarakat.

    “Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga,” ucap Herman Deru.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel menyampaikan bahwa Kapolda Cup 2026 merupakan cerminan semangat Polri yang Presisi dan humanis. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini membawa pesan kuat bahwa Polri hadir tanpa berjarak.

    “Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,” tegas Kabid Humas.

    Rangkaian acara pembukaan turut dimeriahkan dengan Badminton Dance serta Fun Game Ganda Eksekutif yang diikuti jajaran pimpinan daerah lainnya, seperti Kabinda, Danlanal, Danlanud, hingga pimpinan instansi vertikal. Suasana pun terasa hangat, menambah semarak peringatan delapan dekade pengabdian Bhayangkara di Bumi Sriwijaya.

    Melalui semangat pantang menyerah para atlet serta inspirasi dari para legenda bulu tangkis, ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul dari Sumatera Selatan. Lebih dari sekadar perayaan Hari Bhayangkara ke-80, panggung olahraga ini menjadi kado yang merawat harmoni, sportivitas, dan sinergitas tanpa batas bersama masyarakat

  • Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

    Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

     ​PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus membuktikan komitmennya untuk hadir lebih dekat dan membaur di tengah masyarakat. Dalam momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel secara resmi menggelar Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 yang sukses menyedot antusiasme luar biasa dengan total 1.078 peserta dari berbagai kalangan.

    ​Acara pembukaan yang digelar meriah di GOR Badminton Drs. Warsito, S.H., Komplek Pakri Palembang pada Minggu (5/7/2026) pagi ini, tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wujud nyata sinergitas dan keakraban antara Polri, unsur Forkopimda, instansi swasta, hingga masyarakat luas.

    ​Pembukaan kejuaraan ini dipenuhi sorak sorai penonton, terutama saat laga ekshibisi antar-pimpinan daerah berlangsung penuh keakraban. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tampil berpasangan dengan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pasangan eksekutif ini bertanding sengit nan menghibur dalam laga persahabatan melawan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen Pol. (Purn.) Eko Indra Heri.

    ​Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya bintang tamu istimewa, yakni legenda bulu tangkis kebanggaan Indonesia asal Palembang, Mohammad Ahsan, bersama peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Tri Kusharjanto. Kehadiran dua ikon olahraga ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para atlet muda yang bertanding.

    ​Ketua Pelaksana sekaligus Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., dalam laporannya merincikan bahwa kejuaraan yang berlangsung pada 4 hingga 11 Juli 2026 ini mempertandingkan berbagai kategori. “Mulai dari kategori Prestasi untuk usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja, serta kategori Non-Prestasi yang mencakup Ganda Beregu Instansi, TNI-Polri, hingga kelas Veteran,” paparnya.

    ​Besarnya skala acara dan tingginya antusiasme masyarakat ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru. Dalam sambutannya sebelum melakukan pemukulan shuttlecock pertama, Gubernur menyoroti keberhasilan Polda Sumsel dalam merangkul semua elemen masyarakat melalui olahraga.

    ​”Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga,” ujar Gubernur.

    ​Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa Kapolda Cup 2026 adalah cerminan semangat Polri yang Presisi dan humanis.
    ​”Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,” tegas Kabid Humas.

    ​Rangkaian acara pembukaan ini turut dimeriahkan dengan suguhan Badminton Dance serta Fun Game Ganda Eksekutif yang diikuti oleh jajaran pimpinan daerah lainnya, mulai dari Kabinda, Danlanal, Danlanud, hingga para pimpinan instansi vertikal, menjadikan peringatan delapan dekade pengabdian Bhayangkara di Bumi Sriwijaya ini penuh dengan kehangatan.

    Melalui semangat pantang menyerah dari para atlet dan inspirasi yang dibawa oleh para legenda bulu tangkis, ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul dari Bumi Sriwijaya. Lebih dari sekadar perayaan Hari Bhayangkara ke-80, panggung olahraga ini menjadi kado indah dari Polda Sumsel untuk merawat harmoni, sportivitas, dan sinergitas tanpa batas dengan masyarakat.

     

  • Untuk Masyarkat, Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

    Polda Sumsel Hadir Untuk Masyarkat, Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

     ​PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus membuktikan komitmennya untuk hadir lebih dekat dan membaur di tengah masyarakat. Dalam momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel secara resmi menggelar Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 yang sukses menyedot antusiasme luar biasa dengan total 1.078 peserta dari berbagai kalangan.

    ​Acara pembukaan yang digelar meriah di GOR Badminton Drs. Warsito, S.H., Komplek Pakri Palembang pada Minggu (5/7/2026) pagi ini, tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wujud nyata sinergitas dan keakraban antara Polri, unsur Forkopimda, instansi swasta, hingga masyarakat luas.

    ​Pembukaan kejuaraan ini dipenuhi sorak sorai penonton, terutama saat laga ekshibisi antar-pimpinan daerah berlangsung penuh keakraban. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tampil berpasangan dengan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pasangan eksekutif ini bertanding sengit nan menghibur dalam laga persahabatan melawan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen Pol. (Purn.) Eko Indra Heri.

    ​Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya bintang tamu istimewa, yakni legenda bulu tangkis kebanggaan Indonesia asal Palembang, Mohammad Ahsan, bersama peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Tri Kusharjanto. Kehadiran dua ikon olahraga ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para atlet muda yang bertanding.

    ​Ketua Pelaksana sekaligus Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., dalam laporannya merincikan bahwa kejuaraan yang berlangsung pada 4 hingga 11 Juli 2026 ini mempertandingkan berbagai kategori. “Mulai dari kategori Prestasi untuk usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja, serta kategori Non-Prestasi yang mencakup Ganda Beregu Instansi, TNI-Polri, hingga kelas Veteran,” paparnya.

    ​Besarnya skala acara dan tingginya antusiasme masyarakat ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru. Dalam sambutannya sebelum melakukan pemukulan shuttlecock pertama, Gubernur menyoroti keberhasilan Polda Sumsel dalam merangkul semua elemen masyarakat melalui olahraga.

    ​”Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga,” ujar Gubernur.

    ​Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa Kapolda Cup 2026 adalah cerminan semangat Polri yang Presisi dan humanis.
    ​”Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,” tegas Kabid Humas.

    ​Rangkaian acara pembukaan ini turut dimeriahkan dengan suguhan Badminton Dance serta Fun Game Ganda Eksekutif yang diikuti oleh jajaran pimpinan daerah lainnya, mulai dari Kabinda, Danlanal, Danlanud, hingga para pimpinan instansi vertikal, menjadikan peringatan delapan dekade pengabdian Bhayangkara di Bumi Sriwijaya ini penuh dengan kehangatan.

    Melalui semangat pantang menyerah dari para atlet dan inspirasi yang dibawa oleh para legenda bulu tangkis, ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul dari Bumi Sriwijaya. Lebih dari sekadar perayaan Hari Bhayangkara ke-80, panggung olahraga ini menjadi kado indah dari Polda Sumsel untuk merawat harmoni, sportivitas, dan sinergitas tanpa batas dengan masyarakat.

     

  • Polda Sumsel Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

    Polda Sumsel Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

     ​PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus membuktikan komitmennya untuk hadir lebih dekat dan membaur di tengah masyarakat. Dalam momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel secara resmi menggelar Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 yang sukses menyedot antusiasme luar biasa dengan total 1.078 peserta dari berbagai kalangan.

    ​Acara pembukaan yang digelar meriah di GOR Badminton Drs. Warsito, S.H., Komplek Pakri Palembang pada Minggu (5/7/2026) pagi ini, tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wujud nyata sinergitas dan keakraban antara Polri, unsur Forkopimda, instansi swasta, hingga masyarakat luas.

    ​Pembukaan kejuaraan ini dipenuhi sorak sorai penonton, terutama saat laga ekshibisi antar-pimpinan daerah berlangsung penuh keakraban. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tampil berpasangan dengan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pasangan eksekutif ini bertanding sengit nan menghibur dalam laga persahabatan melawan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen Pol. (Purn.) Eko Indra Heri.

    ​Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya bintang tamu istimewa, yakni legenda bulu tangkis kebanggaan Indonesia asal Palembang, Mohammad Ahsan, bersama peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Tri Kusharjanto. Kehadiran dua ikon olahraga ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para atlet muda yang bertanding.

    ​Ketua Pelaksana sekaligus Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., dalam laporannya merincikan bahwa kejuaraan yang berlangsung pada 4 hingga 11 Juli 2026 ini mempertandingkan berbagai kategori. “Mulai dari kategori Prestasi untuk usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja, serta kategori Non-Prestasi yang mencakup Ganda Beregu Instansi, TNI-Polri, hingga kelas Veteran,” paparnya.

    ​Besarnya skala acara dan tingginya antusiasme masyarakat ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru. Dalam sambutannya sebelum melakukan pemukulan shuttlecock pertama, Gubernur menyoroti keberhasilan Polda Sumsel dalam merangkul semua elemen masyarakat melalui olahraga.

    ​”Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga,” ujar Gubernur.

    ​Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa Kapolda Cup 2026 adalah cerminan semangat Polri yang Presisi dan humanis.
    ​”Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,” tegas Kabid Humas.

    ​Rangkaian acara pembukaan ini turut dimeriahkan dengan suguhan Badminton Dance serta Fun Game Ganda Eksekutif yang diikuti oleh jajaran pimpinan daerah lainnya, mulai dari Kabinda, Danlanal, Danlanud, hingga para pimpinan instansi vertikal, menjadikan peringatan delapan dekade pengabdian Bhayangkara di Bumi Sriwijaya ini penuh dengan kehangatan.

    Melalui semangat pantang menyerah dari para atlet dan inspirasi yang dibawa oleh para legenda bulu tangkis, ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul dari Bumi Sriwijaya. Lebih dari sekadar perayaan Hari Bhayangkara ke-80, panggung olahraga ini menjadi kado indah dari Polda Sumsel untuk merawat harmoni, sportivitas, dan sinergitas tanpa batas dengan masyarakat.

     

  • ​Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

    ​Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta

     ​PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus membuktikan komitmennya untuk hadir lebih dekat dan membaur di tengah masyarakat. Dalam momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel secara resmi menggelar Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 yang sukses menyedot antusiasme luar biasa dengan total 1.078 peserta dari berbagai kalangan.

    ​Acara pembukaan yang digelar meriah di GOR Badminton Drs. Warsito, S.H., Komplek Pakri Palembang pada Minggu (5/7/2026) pagi ini, tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wujud nyata sinergitas dan keakraban antara Polri, unsur Forkopimda, instansi swasta, hingga masyarakat luas.

    ​Pembukaan kejuaraan ini dipenuhi sorak sorai penonton, terutama saat laga ekshibisi antar-pimpinan daerah berlangsung penuh keakraban. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tampil berpasangan dengan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pasangan eksekutif ini bertanding sengit nan menghibur dalam laga persahabatan melawan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen Pol. (Purn.) Eko Indra Heri.

    ​Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya bintang tamu istimewa, yakni legenda bulu tangkis kebanggaan Indonesia asal Palembang, Mohammad Ahsan, bersama peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Tri Kusharjanto. Kehadiran dua ikon olahraga ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para atlet muda yang bertanding.

    ​Ketua Pelaksana sekaligus Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., dalam laporannya merincikan bahwa kejuaraan yang berlangsung pada 4 hingga 11 Juli 2026 ini mempertandingkan berbagai kategori. “Mulai dari kategori Prestasi untuk usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja, serta kategori Non-Prestasi yang mencakup Ganda Beregu Instansi, TNI-Polri, hingga kelas Veteran,” paparnya.

    ​Besarnya skala acara dan tingginya antusiasme masyarakat ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru. Dalam sambutannya sebelum melakukan pemukulan shuttlecock pertama, Gubernur menyoroti keberhasilan Polda Sumsel dalam merangkul semua elemen masyarakat melalui olahraga.

    ​”Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga,” ujar Gubernur.

    ​Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa Kapolda Cup 2026 adalah cerminan semangat Polri yang Presisi dan humanis.
    ​”Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,” tegas Kabid Humas.

    ​Rangkaian acara pembukaan ini turut dimeriahkan dengan suguhan Badminton Dance serta Fun Game Ganda Eksekutif yang diikuti oleh jajaran pimpinan daerah lainnya, mulai dari Kabinda, Danlanal, Danlanud, hingga para pimpinan instansi vertikal, menjadikan peringatan delapan dekade pengabdian Bhayangkara di Bumi Sriwijaya ini penuh dengan kehangatan.

    Melalui semangat pantang menyerah dari para atlet dan inspirasi yang dibawa oleh para legenda bulu tangkis, ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul dari Bumi Sriwijaya. Lebih dari sekadar perayaan Hari Bhayangkara ke-80, panggung olahraga ini menjadi kado indah dari Polda Sumsel untuk merawat harmoni, sportivitas, dan sinergitas tanpa batas dengan masyarakat.