https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77https://www.zeverix.com/iphone-13-masih-layak-dibeli-di-2025-ini-jawaban-lengkapnyaBerita Dunia Online 89001Berita Dunia Online 89002Berita Dunia Online 89003Berita Dunia Online 89004Berita Dunia Online 89005Berita Dunia Online 89006Berita Dunia Online 89007Berita Dunia Online 89008Berita Dunia Online 89009Berita Dunia Online 89010Berita Dunia Online 89011Berita Dunia Online 89012Berita Dunia Online 89013Berita Dunia Online 89014Berita Dunia Online 89015Berita Dunia Online 89016Berita Dunia Online 89017Berita Dunia Online 89018Berita Dunia Online 89019Berita Dunia Online 89020Berita Dunia Online 89021Berita Dunia Online 89022Berita Dunia Online 89023Berita Dunia Online 89024Berita Dunia Online 89025Berita Dunia Online 89026Berita Dunia Online 89027Berita Dunia Online 89028Berita Dunia Online 89029Berita Dunia Online 89030Dunia Digital 79001Dunia Digital 79002Dunia Digital 79003Dunia Digital 79004Dunia Digital 79005Dunia Digital 79006Dunia Digital 79007Dunia Digital 79008Dunia Digital 79009Dunia Digital 79010Dunia Digital 79011Dunia Digital 79012Dunia Digital 79013Dunia Digital 79014Dunia Digital 79015Dunia Digital 79016Dunia Digital 79017Dunia Digital 79018Dunia Digital 79019Dunia Digital 79020Dunia Digital 79021Dunia Digital 79022Dunia Digital 79023Dunia Digital 79024Dunia Digital 79025Dunia Digital 79026Dunia Digital 79027Dunia Digital 79028Dunia Digital 79029Dunia Digital 79030News Dunia Digital 389021News Dunia Digital 389022News Dunia Digital 389023News Dunia Digital 389024News Dunia Digital 389025News Dunia Digital 389026News Dunia Digital 389027News Dunia Digital 389028News Dunia Digital 389029News Dunia Digital 389030News Dunia Digital 389031News Dunia Digital 389032News Dunia Digital 389033News Dunia Digital 389034News Dunia Digital 389035News Dunia Digital 389036News Dunia Digital 389037News Dunia Digital 389038News Dunia Digital 389039News Dunia Digital 389040Daily News Digital 870001Daily News Digital 870002Daily News Digital 870003Daily News Digital 870004Daily News Digital 870005Daily News Digital 870006Daily News Digital 870007Daily News Digital 870008Daily News Digital 870009Daily News Digital 870010Daily News Digital 870011Daily News Digital 870012Daily News Digital 870013Daily News Digital 870014Daily News Digital 870015Daily News Digital 870016Daily News Digital 870017Daily News Digital 870018Daily News Digital 870019Daily News Digital 870020Daily News Digital 870021Daily News Digital 870022Daily News Digital 870023Daily News Digital 870024Daily News Digital 870025Daily News Digital 870026Daily News Digital 870027Daily News Digital 870028Daily News Digital 870029Daily News Digital 870030Fatwah MUI Dunia Digital 630001Fatwah MUI Dunia Digital 630002Fatwah MUI Dunia Digital 630003Fatwah MUI Dunia Digital 630004Fatwah MUI Dunia Digital 630005Fatwah MUI Dunia Digital 630006Fatwah MUI Dunia Digital 630007Fatwah MUI Dunia Digital 630008Fatwah MUI Dunia Digital 630009Fatwah MUI Dunia Digital 630010Fatwah MUI Dunia Digital 630011Fatwah MUI Dunia Digital 630012Fatwah MUI Dunia Digital 630013Fatwah MUI Dunia Digital 630014Fatwah MUI Dunia Digital 630015Fatwah MUI Dunia Digital 630016Fatwah MUI Dunia Digital 630017Fatwah MUI Dunia Digital 630018Fatwah MUI Dunia Digital 630019Fatwah MUI Dunia Digital 630020Fatwah MUI Dunia Digital 630021Fatwah MUI Dunia Digital 630022Fatwah MUI Dunia Digital 630023Fatwah MUI Dunia Digital 630024Fatwah MUI Dunia Digital 630025Fatwah MUI Dunia Digital 630026Fatwah MUI Dunia Digital 630027Fatwah MUI Dunia Digital 630028Fatwah MUI Dunia Digital 630029Fatwah MUI Dunia Digital 630030
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77https://www.zeverix.com/iphone-13-masih-layak-dibeli-di-2025-ini-jawaban-lengkapnyaBerita Dunia Online 89001Berita Dunia Online 89002Berita Dunia Online 89003Berita Dunia Online 89004Berita Dunia Online 89005Berita Dunia Online 89006Berita Dunia Online 89007Berita Dunia Online 89008Berita Dunia Online 89009Berita Dunia Online 89010Berita Dunia Online 89011Berita Dunia Online 89012Berita Dunia Online 89013Berita Dunia Online 89014Berita Dunia Online 89015Berita Dunia Online 89016Berita Dunia Online 89017Berita Dunia Online 89018Berita Dunia Online 89019Berita Dunia Online 89020Berita Dunia Online 89021Berita Dunia Online 89022Berita Dunia Online 89023Berita Dunia Online 89024Berita Dunia Online 89025Berita Dunia Online 89026Berita Dunia Online 89027Berita Dunia Online 89028Berita Dunia Online 89029Berita Dunia Online 89030Dunia Digital 79001Dunia Digital 79002Dunia Digital 79003Dunia Digital 79004Dunia Digital 79005Dunia Digital 79006Dunia Digital 79007Dunia Digital 79008Dunia Digital 79009Dunia Digital 79010Dunia Digital 79011Dunia Digital 79012Dunia Digital 79013Dunia Digital 79014Dunia Digital 79015Dunia Digital 79016Dunia Digital 79017Dunia Digital 79018Dunia Digital 79019Dunia Digital 79020Dunia Digital 79021Dunia Digital 79022Dunia Digital 79023Dunia Digital 79024Dunia Digital 79025Dunia Digital 79026Dunia Digital 79027Dunia Digital 79028Dunia Digital 79029Dunia Digital 79030News Dunia Digital 389021News Dunia Digital 389022News Dunia Digital 389023News Dunia Digital 389024News Dunia Digital 389025News Dunia Digital 389026News Dunia Digital 389027News Dunia Digital 389028News Dunia Digital 389029News Dunia Digital 389030News Dunia Digital 389031News Dunia Digital 389032News Dunia Digital 389033News Dunia Digital 389034News Dunia Digital 389035News Dunia Digital 389036News Dunia Digital 389037News Dunia Digital 389038News Dunia Digital 389039News Dunia Digital 389040Daily News Digital 870001Daily News Digital 870002Daily News Digital 870003Daily News Digital 870004Daily News Digital 870005Daily News Digital 870006Daily News Digital 870007Daily News Digital 870008Daily News Digital 870009Daily News Digital 870010Daily News Digital 870011Daily News Digital 870012Daily News Digital 870013Daily News Digital 870014Daily News Digital 870015Daily News Digital 870016Daily News Digital 870017Daily News Digital 870018Daily News Digital 870019Daily News Digital 870020Daily News Digital 870021Daily News Digital 870022Daily News Digital 870023Daily News Digital 870024Daily News Digital 870025Daily News Digital 870026Daily News Digital 870027Daily News Digital 870028Daily News Digital 870029Daily News Digital 870030Fatwah MUI Dunia Digital 630001Fatwah MUI Dunia Digital 630002Fatwah MUI Dunia Digital 630003Fatwah MUI Dunia Digital 630004Fatwah MUI Dunia Digital 630005Fatwah MUI Dunia Digital 630006Fatwah MUI Dunia Digital 630007Fatwah MUI Dunia Digital 630008Fatwah MUI Dunia Digital 630009Fatwah MUI Dunia Digital 630010Fatwah MUI Dunia Digital 630011Fatwah MUI Dunia Digital 630012Fatwah MUI Dunia Digital 630013Fatwah MUI Dunia Digital 630014Fatwah MUI Dunia Digital 630015Fatwah MUI Dunia Digital 630016Fatwah MUI Dunia Digital 630017Fatwah MUI Dunia Digital 630018Fatwah MUI Dunia Digital 630019Fatwah MUI Dunia Digital 630020Fatwah MUI Dunia Digital 630021Fatwah MUI Dunia Digital 630022Fatwah MUI Dunia Digital 630023Fatwah MUI Dunia Digital 630024Fatwah MUI Dunia Digital 630025Fatwah MUI Dunia Digital 630026Fatwah MUI Dunia Digital 630027Fatwah MUI Dunia Digital 630028Fatwah MUI Dunia Digital 630029Fatwah MUI Dunia Digital 630030

Penulis: admin

  • Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    imbauan-polda-metro-jaya-usai-kebakaran-gedung-terra-drone-yang-tewaskan-22-orang
    Kondisi Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), setelah hangus terbakar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber: ANTARA/Khaerul Izan)

    Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyampaikan imbauan kepada masyarakat usai terjadinya kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), yang menewaskan 22 orang.

    Imbauan itu disampaikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

    “Imbauan, kembali kami ingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini, selalu meningkatkan waspada. Jangan sampai (terjadi lagi). Cek lagi segala sesuatu, perangkat yang ada di rumah kita, jangan sampai ada hubungan pendek,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025), dipantau dari Breaking News KompasTV.

    Reonald menyebut, ketika sedang istirahat bekerja atau saat kembali dari kantor, masyarakat diimbau memastikan seluruh perangkat elektronik sudah mati.

    Ia juga mengimbau masyarakat mengecek kembali kompor dan memastikan apinya sudah mati sebelum ditinggalkan.

    “Pastikan kondisi ruangan kerja atau rumah pada saat kita tinggal itu betul-betul safety dan aman sehingga tidak terjadi lagi korban-korban atau kejadian seperti ini,” tambahnya.

    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 12.30 WIB di lantai satu gedung tersebut.

    “Pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar,” kata dia, Selasa.

    “Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya,” tambahnya.

    Saat itu, menurut keterangannya, sebagian karyawan sedang berada di luar kantor karena waktu istirahat makan siang. Namun, sebagian lainnya beristirahat di lantai atas kantor.

    “Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada keluar, sebagian lagi itu semuanya naik atau sedang istirahat di lantai 2, 3, sampai lantai 6,” jelasnya.

    Berdasarkan keterangan Susatyo sebelumnya, korban meninggal karena kebakaran ini mencapai 22 orang.

    “Jadi, terkait dengan peristiwa kebakaran di Terra Drone ini, saat ini sudah pukul 17.00 WIB, terakhir angka korban adalah 22 (jiwa), di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,” ujarnya di Kemayoran, Selasa sore.

    Pada Rabu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono menyatakan ke-22 jenazah korban kebakaran telah berhasil diidentifikasi.

    “Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga 22 orang dan pada pukul 15.30 WIB tadi, kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban, dan 12 jenazah telah kembali berhasil kita identifikasi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

  • Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    imbauan-polda-metro-jaya-usai-kebakaran-gedung-terra-drone-yang-tewaskan-22-orang
    Kondisi Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), setelah hangus terbakar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber: ANTARA/Khaerul Izan)

    Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyampaikan imbauan kepada masyarakat usai terjadinya kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), yang menewaskan 22 orang.

    Imbauan itu disampaikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

    “Imbauan, kembali kami ingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini, selalu meningkatkan waspada. Jangan sampai (terjadi lagi). Cek lagi segala sesuatu, perangkat yang ada di rumah kita, jangan sampai ada hubungan pendek,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025), dipantau dari Breaking News KompasTV.

    Reonald menyebut, ketika sedang istirahat bekerja atau saat kembali dari kantor, masyarakat diimbau memastikan seluruh perangkat elektronik sudah mati.

    Ia juga mengimbau masyarakat mengecek kembali kompor dan memastikan apinya sudah mati sebelum ditinggalkan.

    “Pastikan kondisi ruangan kerja atau rumah pada saat kita tinggal itu betul-betul safety dan aman sehingga tidak terjadi lagi korban-korban atau kejadian seperti ini,” tambahnya.

    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 12.30 WIB di lantai satu gedung tersebut.

    “Pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar,” kata dia, Selasa.

    “Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya,” tambahnya.

    Saat itu, menurut keterangannya, sebagian karyawan sedang berada di luar kantor karena waktu istirahat makan siang. Namun, sebagian lainnya beristirahat di lantai atas kantor.

    “Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada keluar, sebagian lagi itu semuanya naik atau sedang istirahat di lantai 2, 3, sampai lantai 6,” jelasnya.

    Berdasarkan keterangan Susatyo sebelumnya, korban meninggal karena kebakaran ini mencapai 22 orang.

    “Jadi, terkait dengan peristiwa kebakaran di Terra Drone ini, saat ini sudah pukul 17.00 WIB, terakhir angka korban adalah 22 (jiwa), di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,” ujarnya di Kemayoran, Selasa sore.

    Pada Rabu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono menyatakan ke-22 jenazah korban kebakaran telah berhasil diidentifikasi.

    “Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga 22 orang dan pada pukul 15.30 WIB tadi, kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban, dan 12 jenazah telah kembali berhasil kita identifikasi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

  • Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    imbauan-polda-metro-jaya-usai-kebakaran-gedung-terra-drone-yang-tewaskan-22-orang
    Kondisi Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), setelah hangus terbakar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber: ANTARA/Khaerul Izan)

    Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyampaikan imbauan kepada masyarakat usai terjadinya kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), yang menewaskan 22 orang.

    Imbauan itu disampaikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

    “Imbauan, kembali kami ingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini, selalu meningkatkan waspada. Jangan sampai (terjadi lagi). Cek lagi segala sesuatu, perangkat yang ada di rumah kita, jangan sampai ada hubungan pendek,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025), dipantau dari Breaking News KompasTV.

    Reonald menyebut, ketika sedang istirahat bekerja atau saat kembali dari kantor, masyarakat diimbau memastikan seluruh perangkat elektronik sudah mati.

    Ia juga mengimbau masyarakat mengecek kembali kompor dan memastikan apinya sudah mati sebelum ditinggalkan.

    “Pastikan kondisi ruangan kerja atau rumah pada saat kita tinggal itu betul-betul safety dan aman sehingga tidak terjadi lagi korban-korban atau kejadian seperti ini,” tambahnya.

    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 12.30 WIB di lantai satu gedung tersebut.

    “Pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar,” kata dia, Selasa.

    “Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya,” tambahnya.

    Saat itu, menurut keterangannya, sebagian karyawan sedang berada di luar kantor karena waktu istirahat makan siang. Namun, sebagian lainnya beristirahat di lantai atas kantor.

    “Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada keluar, sebagian lagi itu semuanya naik atau sedang istirahat di lantai 2, 3, sampai lantai 6,” jelasnya.

    Berdasarkan keterangan Susatyo sebelumnya, korban meninggal karena kebakaran ini mencapai 22 orang.

    “Jadi, terkait dengan peristiwa kebakaran di Terra Drone ini, saat ini sudah pukul 17.00 WIB, terakhir angka korban adalah 22 (jiwa), di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,” ujarnya di Kemayoran, Selasa sore.

    Pada Rabu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono menyatakan ke-22 jenazah korban kebakaran telah berhasil diidentifikasi.

    “Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga 22 orang dan pada pukul 15.30 WIB tadi, kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban, dan 12 jenazah telah kembali berhasil kita identifikasi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

  • Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada massa aksi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) yang menggelar unjuk rasa secara tertib dan damai di kawasan Silang Monas Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). Aksi yang berlangsung sejak siang tersebut terpantau berlangsung lancar, tanpa adanya gangguan menonjol.

    Untuk memberikan pelayanan pengamanan, Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 200 personel Polri, dengan Kapolsek Metro Gambir Kompol Rezeki R. Respati sebagai pengendali lapangan. Sepanjang kegiatan, situasi tetap aman dan kondusif, sementara arus penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan sesuai ketentuan.

    Sebagai bentuk kepedulian, personel Polri juga membagikan snack roti dan air mineral kemasan kepada peserta aksi. Pendekatan humanis ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi positif dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung nyaman bagi masyarakat.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara peserta aksi dan Polri menjadi faktor penting terciptanya suasana aman dan damai.

    Selain itu, Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang aktivitas maupun perjalanannya sempat terdampak. Penyesuaian lalu lintas yang dilakukan di sekitar lokasi aksi bertujuan memastikan penyampaian pendapat dapat berlangsung dengan aman dan tertib.