Kencang77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginDokumentari Ende 7890001Dokumentari Ende 7890002Dokumentari Ende 7890003Dokumentari Ende 7890004Dokumentari Ende 7890005Dokumentari Ende 7890006Dokumentari Ende 7890007Dokumentari Ende 7890008Dokumentari Ende 7890009Dokumentari Ende 7890010Dokumentari Ende 7890011Dokumentari Ende 7890012Dokumentari Ende 7890013Dokumentari Ende 7890014Dokumentari Ende 7890015Dokumentari Ende 7890016Dokumentari Ende 7890017Dokumentari Ende 7890018Dokumentari Ende 7890019Dokumentari Ende 7890020Dokumentari Ende 7890021Dokumentari Ende 7890022Dokumentari Ende 7890023Dokumentari Ende 7890024Dokumentari Ende 7890025Dokumentari Ende 7890026Dokumentari Ende 7890027Dokumentari Ende 7890028Dokumentari Ende 7890029Dokumentari Ende 7890030Dokumenter STIABIRU 89001Dokumenter STIABIRU 89002Dokumenter STIABIRU 89003Dokumenter STIABIRU 89004Dokumenter STIABIRU 89005Dokumenter STIABIRU 89006Dokumenter STIABIRU 89007Dokumenter STIABIRU 89008Dokumenter STIABIRU 89009Dokumenter STIABIRU 89010Dokumenter STIABIRU 89011Dokumenter STIABIRU 89012Dokumenter STIABIRU 89013Dokumenter STIABIRU 89014Dokumenter STIABIRU 89015Dokumenter STIABIRU 89016Dokumenter STIABIRU 89017Dokumenter STIABIRU 89018Dokumenter STIABIRU 89019Dokumenter STIABIRU 89020Dokumenter STIABIRU 89021Dokumenter STIABIRU 89022Dokumenter STIABIRU 89023Dokumenter STIABIRU 89024Dokumenter STIABIRU 89025Dokumenter STIABIRU 89026Dokumenter STIABIRU 89027Dokumenter STIABIRU 89028Dokumenter STIABIRU 89029Dokumenter STIABIRU 89030Dokumenter STIABIRU 89031Dokumenter STIABIRU 89032Dokumenter STIABIRU 89033Dokumenter STIABIRU 89034Dokumenter STIABIRU 89035Dokumenter STIABIRU 89036Dokumenter STIABIRU 89037Dokumenter STIABIRU 89038Dokumenter STIABIRU 89039Dokumenter STIABIRU 89040News 89001News 89002News 89003News 89004News 89005News 89006News 89007News 89008News 89009News 89010Studi Ganesha Fortune dengan Pendekatan Pola Bonus BerkelanjutanKaryawan Bengkel Gunakan Strategi Sabar hingga Mendapat Rp46 Juta di Gates of OlympusBlackjack dalam Tinjauan Pola Keputusan Cepat Pengguna DigitalMengurai Pola Aztec Gems dengan Pendekatan Kombinasi SimbolSpaceman dan Pola Waktu yang Diam-Diam Mempengaruhi HasilMahasiswa Rantau Terapkan Strategi Adaptif Raih Rp51 Juta di Mega WheelAnalisis Virtual Football dan Perubahan Ritme Data InteraktifSweet Bonanza dan Dinamika Multiplier dalam Siklus PermainanOperator Laundry Gunakan Pola Stabil hingga Menang Rp33 Juta di Fire StrikeKajian Baccarat melalui Pendekatan Statistik SederhanaTahun 2026 Membuka Wajah Baru Dunia Hiburan Interaktif yang Kini Makin Sulit DiabaikanSaat Tren Baru Bermunculan, Komunitas Digital Mulai Menoleh ke Arah yang Tak Lagi SamaPerubahan Kecil di Awal 2026 Diam-Diam Menggeser Selera Banyak Penikmat Hiburan ModernRuang Digital Tahun Ini Terasa Lebih Hidup, dan Banyak Nama Lama Kembali DilirikGelombang Baru 2026 Membuat Peta Hiburan Layar Bergerak dengan Cara yang Lebih DinamisLebaran, Ramadan, dan Update Terbaru Dunia Digital Kini Bertemu dalam Satu Arus Percakapan yang RamaiGame Terpopuler 2026 Tak Lagi Sama, Mahjong Ways 2 dan Sweet Bonanza Kini Dibaca Lewat Pola VisualHari Raya dan Perubahan Aktivitas Digital Membuat Sabung Ayam Sv388 Kembali Sering Melintas di ForumMinal Aidin wal Faizin, Komunitas Digital Justru Ramai Mengamati Tempo Lucky Neko dan Ganesha FortuneTips dan Trik Membaca Arah Tren Hari Raya, Gates of Olympus dan Fire Strike Ikut DiperhitungkanSilaturahmi Lebaran Menghidupkan Forum Online, The Dog House dan Buffalo King Mendadak Banyak DisebutRamadan ke Idul Fitri Bikin Game Baru 2026 Punya Warna Lain, Koi Gate dan Spaceman Jadi ContohnyaTHR, Ketupat, dan Hari Kemenangan Membuat Sweet Bonanza Kembali Dekat dengan Perhatian KomunitasPerbandingan Game Online Saat Musim Lebaran, Dragon Tiger dan Sic Bo Kembali Masuk Daftar SorotanSaat Update Terbaru Bertemu Suasana Hari Raya, Mahjong Ways 2, Baccarat, dan Gates of Olympus Kembali RamaiKomunitas Online Mulai Membaca Arah Baru yang Membuat Percakapan Tahun Ini Terasa BerbedaDi Tengah Arus Tren yang Cepat, Perhatian Publik Justru Tertuju pada Pola yang Lebih MenarikAwal 2026 Membawa Irama Baru yang Mengubah Cara Orang Menikmati Hiburan di LayarBanyak Pengamat Menilai Tahun Ini Jadi Titik Balik bagi Percakapan Dunia Digital yang Kian AktifKetika Selera Publik Bergeser Pelan, Fenomena Baru di Ruang Interaktif Makin Sering DisorotPenjual Nasi Uduk Ini Jadi Sorotan Setelah Mengubah Pola Main di Baccarat dan Hasilnya Bikin PenasaranMengapa Aztec Gems Belakangan Ini Kembali Ramai Dibahas karena Pola Simbolnya Dianggap UnikKaryawan Percetakan Terapkan Strategi Tenang hingga Disebut Raih Rp46 Juta dari Lucky NekoDragon Tiger Mulai Banyak Dilirik Saat Pengguna Aktif Membahas Soal Momentum dan TimingGuru Les Privat Ini Mengaku Lebih Konsisten Setelah Mengamati Ritme Main di Sugar RushAnalisis Virtual Football dari Sudut Pandang Perubahan Pola dan Kebiasaan Pengguna HarianPegawai Toserba Disebut Berhasil Catat Rp33 Juta usai Bermain Lebih Disiplin di Gates of OlympusKoi Gate dan Alasan Mengapa Banyak Pengguna Menganggap Ritmenya Lebih Nyaman DiikutiTukang Cukur Rambut Ini Mendadak Diperbincangkan usai Menang Besar di Floating DragonMengamati Pola Sweet Bonanza Saat Intensitas Pengguna Meningkat di Jam TertentuBerita Dokumentasi 899056Berita Dokumentasi 899057Berita Dokumentasi 899058Berita Dokumentasi 899059Berita Dokumentasi 899060Berita Dokumentasi 899061Berita Dokumentasi 899062Berita Dokumentasi 899063Berita Dokumentasi 899064Berita Dokumentasi 899065Berita Dokumentasi 899066Berita Dokumentasi 899067Berita Dokumentasi 899068Berita Dokumentasi 899069Berita Dokumentasi 899070Berita Dokumentasi 899071Berita Dokumentasi 899072Berita Dokumentasi 899073Berita Dokumentasi 899074Berita Dokumentasi 899075Berita Dokumentasi 899076Berita Dokumentasi 899077Berita Dokumentasi 899078Berita Dokumentasi 899079Berita Dokumentasi 899080Berita Dokumentasi 899081Berita Dokumentasi 899082Berita Dokumentasi 899083Berita Dokumentasi 899084Berita Dokumentasi 899085Berita Dokumentasi 899086Berita Dokumentasi 899087Berita Dokumentasi 899088Berita Dokumentasi 899089Berita Dokumentasi 899090Berita Dokumentasi 899091Berita Dokumentasi 899092Berita Dokumentasi 899093Berita Dokumentasi 899094Berita Dokumentasi 899095Berita Dokumentasi 899096Berita Dokumentasi 899097Berita Dokumentasi 899098Berita Dokumentasi 899099Berita Dokumentasi 899100Dokumentasi Akaedemik 79036Dokumentasi Akaedemik 79037Dokumentasi Akaedemik 79038Dokumentasi Akaedemik 79039Dokumentasi Akaedemik 79040Dokumentasi Akaedemik 79041Dokumentasi Akaedemik 79042Dokumentasi Akaedemik 79043Dokumentasi Akaedemik 79044Dokumentasi Akaedemik 79045Dokumentasi Akaedemik 79046Dokumentasi Akaedemik 79047Dokumentasi Akaedemik 79048Dokumentasi Akaedemik 79049Dokumentasi Akaedemik 79050Dokumentasi Akaedemik 79051Dokumentasi Akaedemik 79052Dokumentasi Akaedemik 79053Dokumentasi Akaedemik 79054Dokumentasi Akaedemik 79055Dokumentasi Akaedemik 79056Dokumentasi Akaedemik 79057Dokumentasi Akaedemik 79058Dokumentasi Akaedemik 79059Dokumentasi Akaedemik 79060Dokumentasi Akaedemik 79061Dokumentasi Akaedemik 79062Dokumentasi Akaedemik 79063Dokumentasi Akaedemik 79064Dokumentasi Akaedemik 79065Dokumentasi Akaedemik 79066Dokumentasi Akaedemik 79067Dokumentasi Akaedemik 79068Dokumentasi Akaedemik 79069Dokumentasi Akaedemik 79070Dokumentasi Akaedemik 79071Dokumentasi Akaedemik 79072Dokumentasi Akaedemik 79073Dokumentasi Akaedemik 79074Dokumentasi Akaedemik 79075Dokumentasi Akaedemik 79076Dokumentasi Akaedemik 79077Dokumentasi Akaedemik 79078Dokumentasi Akaedemik 79079Dokumentasi Akaedemik 79080Dokumentasi Akaedemik 79081Dokumentasi Akaedemik 79082Dokumentasi Akaedemik 79083Dokumentasi Akaedemik 79084Dokumentasi Akaedemik 79085Dokumentasi Akaedemik 79086Dokumentasi Akaedemik 79087Dokumentasi Akaedemik 79088Dokumentasi Akaedemik 79089Dokumentasi Akaedemik 79090Dokumentasi Akaedemik 79091Dokumentasi Akaedemik 79092Dokumentasi Akaedemik 79093Dokumentasi Akaedemik 79094Dokumentasi Akaedemik 79095Dokumentasi Akaedemik 79096Dokumentasi Akaedemik 79097Dokumentasi Akaedemik 79098Dokumentasi Akaedemik 79099Dokumentasi Akaedemik 79100Dokumenter 0091Dokumenter 0092Dokumenter 0093Dokumenter 0094Dokumenter 0095Dokumenter 0096Dokumenter 0097Dokumenter 0098Dokumenter 0099Dokumenter 0100Dokumenter 0101Dokumenter 0102Dokumenter 0103Dokumenter 0104Dokumenter 0105Dokumenter 0106Dokumenter 0107Dokumenter 0108Dokumenter 0109Dokumenter 0110Dokumenter 0111Dokumenter 0112Dokumenter 0113Dokumenter 0114Dokumenter 0115Dokumenter 0116Dokumenter 0117Dokumenter 0118Dokumenter 0119Dokumenter 0120Dokumenter 0121Dokumenter 0122Dokumenter 0123Dokumenter 0124Dokumenter 0125Dokumenter 0126Dokumenter 0127Dokumenter 0128Dokumenter 0129Dokumenter 0130Portal News 23441Portal News 23442Portal News 23443Portal News 23444Portal News 23445Portal News 23446Portal News 23447Portal News 23448Portal News 23449Portal News 23450Portal News 23451Portal News 23452Portal News 23453Portal News 23454Portal News 23455Portal News 23456Portal News 23457Portal News 23458Portal News 23459Portal News 23460Portal News 23461Portal News 23462Portal News 23463Portal News 23464Portal News 23465Portal News 23466Portal News 23467Portal News 23468Portal News 23469Portal News 23470Portal News 23471Portal News 23472Portal News 23473Portal News 23474Portal News 23475Portal News 23476Portal News 23477Portal News 23478Portal News 23479Portal News 23480Berita Update 98001Berita Update 98002Berita Update 98003Berita Update 98004Berita Update 98005Berita Update 98006Berita Update 98007Berita Update 98008Berita Update 98009Berita Update 98010Berita Update 98011Berita Update 98012Berita Update 98013Berita Update 98014Berita Update 98015Berita Update 98016Berita Update 98017Berita Update 98018Berita Update 98019Berita Update 98020Game Digital 899001Game Digital 899002Game Digital 899003Game Digital 899004Game Digital 899005Game Digital 899006Game Digital 899007Game Digital 899008Game Digital 899009Game Digital 899010Game Digital 899011Game Digital 899012Game Digital 899013Game Digital 899014Game Digital 899015Game Digital 899016Game Digital 899017Game Digital 899018Game Digital 899019Game Digital 899020Game Digital 899021Game Digital 899022Game Digital 899023Game Digital 899024Game Digital 899025Game Digital 899026Game Digital 899027Game Digital 899028Game Digital 899029Game Digital 899030Game Digital 899031Game Digital 899032Game Digital 899033Game Digital 899034Game Digital 899035Game Digital 899036Game Digital 899037Game Digital 899038Game Digital 899039Game Digital 899040Woarjournals Indonesia 89011Woarjournals Indonesia 89012Woarjournals Indonesia 89013Woarjournals Indonesia 89014Woarjournals Indonesia 89015Woarjournals Indonesia 89016Woarjournals Indonesia 89017Woarjournals Indonesia 89018Woarjournals Indonesia 89019Woarjournals Indonesia 89020Woarjournals Indonesia 89021Woarjournals Indonesia 89022Woarjournals Indonesia 89023Woarjournals Indonesia 89024Woarjournals Indonesia 89025Woarjournals Indonesia 89026Woarjournals Indonesia 89027Woarjournals Indonesia 89028Woarjournals Indonesia 89029Woarjournals Indonesia 89030Dokumenter Journal 0001Dokumenter Journal 0002Dokumenter Journal 0003Dokumenter Journal 0004Dokumenter Journal 0005Dokumenter Journal 0006Dokumenter Journal 0007Dokumenter Journal 0008Dokumenter Journal 0009Dokumenter Journal 0010Dokumenter Journal 0011Dokumenter Journal 0012Dokumenter Journal 0013Dokumenter Journal 0014Dokumenter Journal 0015Dokumenter Journal 0016Dokumenter Journal 0017Dokumenter Journal 0018Dokumenter Journal 0019Dokumenter Journal 0020Dokumenter Journal 0021Dokumenter Journal 0022Dokumenter Journal 0023Dokumenter Journal 0024Dokumenter Journal 0025Dokumenter Journal 0026Dokumenter Journal 0027Dokumenter Journal 0028Dokumenter Journal 0029Dokumenter Journal 0030Dokumenter Journal 0001Dokumenter Journal 0002Dokumenter Journal 0003Dokumenter Journal 0004Dokumenter Journal 0005Dokumenter Journal 0006Dokumenter Journal 0007Dokumenter Journal 0008Dokumenter Journal 0009Dokumenter Journal 0010Dokumenter Journal 0011Dokumenter Journal 0012Dokumenter Journal 0013Dokumenter Journal 0014Dokumenter Journal 0015Dokumenter Journal 0016Dokumenter Journal 0017Dokumenter Journal 0018Dokumenter Journal 0019Dokumenter Journal 0020Dokumenter Journal 0021Dokumenter Journal 0022Dokumenter Journal 0023Dokumenter Journal 0024Dokumenter Journal 0025Dokumenter Journal 0026Dokumenter Journal 0027Dokumenter Journal 0028Dokumenter Journal 0029Dokumenter Journal 0030Game Digital Indonesia 80001Game Digital Indonesia 80002Game Digital Indonesia 80003Game Digital Indonesia 80004Game Digital Indonesia 80005Game Digital Indonesia 80006Game Digital Indonesia 80007Game Digital Indonesia 80008Game Digital Indonesia 80009Game Digital Indonesia 80010Game Digital Indonesia 80011Game Digital Indonesia 80012Game Digital Indonesia 80013Game Digital Indonesia 80014Game Digital Indonesia 80015Game Digital Indonesia 80016Game Digital Indonesia 80017Game Digital Indonesia 80018Game Digital Indonesia 80019Game Digital Indonesia 80020Game Digital Indonesia 80021Game Digital Indonesia 80022Game Digital Indonesia 80023Game Digital Indonesia 80024Game Digital Indonesia 80025Game Digital Indonesia 80026Game Digital Indonesia 80027Game Digital Indonesia 80028Game Digital Indonesia 80029Game Digital Indonesia 80030Woarjournals Indonesia 89031Woarjournals Indonesia 89032Woarjournals Indonesia 89033Woarjournals Indonesia 89034Woarjournals Indonesia 89035Woarjournals Indonesia 89036Woarjournals Indonesia 89037Woarjournals Indonesia 89038Woarjournals Indonesia 89039Woarjournals Indonesia 89040Woarjournals Indonesia 89041Woarjournals Indonesia 89042Woarjournals Indonesia 89043Woarjournals Indonesia 89044Woarjournals Indonesia 89045Woarjournals Indonesia 89046Woarjournals Indonesia 89047Woarjournals Indonesia 89048Woarjournals Indonesia 89049Woarjournals Indonesia 89050Woarjournals Indonesia 89051Woarjournals Indonesia 89052Woarjournals Indonesia 89053Woarjournals Indonesia 89054Woarjournals Indonesia 89055Woarjournals Indonesia 89056Woarjournals Indonesia 89057Woarjournals Indonesia 89058Woarjournals Indonesia 89059Woarjournals Indonesia 89060Dokumenter 89041Dokumenter 89042Dokumenter 89043Dokumenter 89044Dokumenter 89045Dokumenter 89046Dokumenter 89047Dokumenter 89048Dokumenter 89049Dokumenter 89050Dokumenter 89051Dokumenter 89052Dokumenter 89053Dokumenter 89054Dokumenter 89055Dokumenter 89056Dokumenter 89057Dokumenter 89058Dokumenter 89059Dokumenter 89060Dokumenter 89061Dokumenter 89062Dokumenter 89063Dokumenter 89064Dokumenter 89065Dokumenter 89066Dokumenter 89067Dokumenter 89068Dokumenter 89069Dokumenter 89070Dokumentari Ende 7890031Dokumentari Ende 7890032Dokumentari Ende 7890033Dokumentari Ende 7890034Dokumentari Ende 7890035Dokumentari Ende 7890036Dokumentari Ende 7890037Dokumentari Ende 7890038Dokumentari Ende 7890039Dokumentari Ende 7890040Dokumentari Ende 7890041Dokumentari Ende 7890042Dokumentari Ende 7890043Dokumentari Ende 7890044Dokumentari Ende 7890045Dokumentari Ende 7890046Dokumentari Ende 7890047Dokumentari Ende 7890048Dokumentari Ende 7890049Dokumentari Ende 7890050Dokumentari Ende 7890051Dokumentari Ende 7890052Dokumentari Ende 7890053Dokumentari Ende 7890054Dokumentari Ende 7890055Dokumentari Ende 7890056Dokumentari Ende 7890057Dokumentari Ende 7890058Dokumentari Ende 7890059Dokumentari Ende 7890060Dokumentari Ende 7890061Dokumentari Ende 7890062Dokumentari Ende 7890063Dokumentari Ende 7890064Dokumentari Ende 7890065Dokumentari Ende 7890066Dokumentari Ende 7890067Dokumentari Ende 7890068Dokumentari Ende 7890069Dokumentari Ende 7890070Dokumentari Ende 7890071Dokumentari Ende 7890072Dokumentari Ende 7890073Dokumentari Ende 7890074Dokumentari Ende 7890075Dokumentari Ende 7890076Dokumentari Ende 7890077Dokumentari Ende 7890078Dokumentari Ende 7890079Dokumentari Ende 7890080Dokumentari Ende 7890081Dokumentari Ende 7890082Dokumentari Ende 7890083Dokumentari Ende 7890084Dokumentari Ende 7890085Dokumentari Ende 7890086Dokumentari Ende 7890087Dokumentari Ende 7890088Dokumentari Ende 7890089Dokumentari Ende 7890090

Kategori: Berita Utama

  • Lonjakan Pengunjung Ancol Mencapai 177%, Kapolda Metro Pastikan Pengamanan Maksimal

    Lonjakan Pengunjung Ancol Mencapai 177%, Kapolda Metro Pastikan Pengamanan Maksimal

    JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri melakukan peninjauan langsung ke kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/3/2026). Langkah ini diambil guna merespons lonjakan signifikan jumlah wisatawan pada hari kedua Idul Fitri (Minggu), di mana kawasan pantai ini menjadi magnet utama warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

    Berdasarkan data hasil pengecekan, kunjungan ke Ancol pada hari Minggu menembus angka 53.824 orang, atau mengalami lonjakan drastis sebesar 177 persen. Menanggapi fenomena ini, Kapolda menginstruksikan penebalan pengamanan di titik-titik rawan kerumunan, seperti area bibir pantai dan pintu masuk utama, guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun potensi kecelakaan air.

    Kunjungan ini merupakan bagian dari kesiapan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Dalam operasi besar ini, Polda Metro Jaya menyiagakan 6.812 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, dan Potensi Masyarakat. Selain personel, disiapkan pula 95 pos yang terdiri dari 68 Pos Pengamanan, 22 Pos Pelayanan, dan 5 Pos Terpadu.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan Kapolda merupakan bentuk komitmen pimpinan untuk memastikan pelayanan kepolisian hadir secara nyata. “Bapak Kapolda meninjau Ancol karena prediksinya kawasan ini akan terus ramai. Peninjauan ini untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat dan prima, pola pengamanan, dan pelayanan telah disiapkan dengan baik agar masyarakat merasa aman,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

    Selain pengamanan fisik, petugas juga menyiapkan langkah antisipatif berupa rekayasa lalu lintas dan patroli Tim Urai di akses menuju Jakarta Utara. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan panjang yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan yang masuk maupun keluar area Ancol.

    Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan bahwa optimalisasi layanan Polri 110 tetap menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat. Dengan pengamanan yang terintegrasi, diharapkan liburan di kawasan pesisir ini dapat berlangsung aman dan tertib bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.

  • Tinjau Ancol, Kapolda Metro Jaya pastikan pengamanan berjalan maksimal

    LONJAKAN 177 PERSEN PENGUNJUNG ANCOL, KAPOLDA METRO JAYA PASTIKAN PENGAMANAN BERJALAN MAKSIMAL

    JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri melakukan peninjauan langsung ke kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/3/2026). Langkah ini diambil guna merespons lonjakan signifikan jumlah wisatawan pada hari kedua Idul Fitri (Minggu), di mana kawasan pantai ini menjadi magnet utama warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

    Berdasarkan data hasil pengecekan, kunjungan ke Ancol pada hari Minggu menembus angka 53.824 orang, atau mengalami lonjakan drastis sebesar 177 persen. Menanggapi fenomena ini, Kapolda menginstruksikan penebalan pengamanan di titik-titik rawan kerumunan, seperti area bibir pantai dan pintu masuk utama, guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun potensi kecelakaan air.

    Kunjungan ini merupakan bagian dari kesiapan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Dalam operasi besar ini, Polda Metro Jaya menyiagakan 6.812 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, dan Potensi Masyarakat. Selain personel, disiapkan pula 95 pos yang terdiri dari 68 Pos Pengamanan, 22 Pos Pelayanan, dan 5 Pos Terpadu.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan Kapolda merupakan bentuk komitmen pimpinan untuk memastikan pelayanan kepolisian hadir secara nyata. “Bapak Kapolda meninjau Ancol karena prediksinya kawasan ini akan terus ramai. Peninjauan ini untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat dan prima, pola pengamanan, dan pelayanan telah disiapkan dengan baik agar masyarakat merasa aman,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

    Selain pengamanan fisik, petugas juga menyiapkan langkah antisipatif berupa rekayasa lalu lintas dan patroli Tim Urai di akses menuju Jakarta Utara. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan panjang yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan yang masuk maupun keluar area Ancol.

    Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan bahwa optimalisasi layanan Polri 110 tetap menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat. Dengan pengamanan yang terintegrasi, diharapkan liburan di kawasan pesisir ini dapat berlangsung aman dan tertib bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.

  • Luar Biasa Gerak Cepat Ditlantas Polda Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Luar Biasa Gerak Cepat Ditlantas Polda Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Sumatera Selatan — Kepolisian melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel bergerak cepat dalam menangani kemacetan ekstrem sepanjang kurang lebih 45 kilometer yang terjadi di jalur nasional Tungkal Jaya — Bayung Lencir. Kepadatan lalu lintas tersebut dilaporkan menyebabkan antrean panjang serta menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

    Berdasarkan laporan di lapangan, kemacetan dipicu oleh sejumlah faktor yang terjadi secara bersamaan. Di antaranya adalah truk yang terguling akibat patah as, serta muatan besi yang menutup sebagian badan jalan. Selain itu, perilaku pengendara yang melawan arus turut memperparah kondisi lalu lintas. Aktivitas antrean di SPBU dan pasar tumpah di sekitar jalur tersebut juga menjadi penyumbang kepadatan.

    Faktor lain yang memperburuk situasi adalah keberadaan truk over dimension over load (ODOL) yang kesulitan melintasi tanjakan, sehingga memperlambat arus kendaraan secara keseluruhan.

    Dampak dari kondisi tersebut sangat signifikan, dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 45 kilometer dan menyebabkan kemacetan total di ruas jalan nasional. Bahkan, dilaporkan terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas di titik-titik tertentu akibat kepadatan ekstrem.

    Dalam merespons situasi tersebut, Ditlantas Polda Sumsel segera mengambil langkah cepat dan terukur. Petugas melakukan evakuasi truk yang terguling dengan menggunakan alat berat guna membuka akses jalan. Selain itu, dilakukan koordinasi lintas wilayah dengan kepolisian di Provinsi Jambi dan Lampung untuk mengatur arus kendaraan secara regional.

    Upaya lain yang dilakukan meliputi pengalihan arus lalu lintas serta penerapan sistem buka tutup jalan guna mengurai kepadatan. Petugas juga melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melawan arus, serta menindak tegas truk ODOL dengan melakukan pengandangan.

    Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, patroli intensif serta penyampaian imbauan melalui public address terus dilakukan di sepanjang jalur terdampak.

    Langkah cepat ini diharapkan mampu mengembalikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah dampak lanjutan yang lebih luas bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.

     

     

  • Gerak Cepat Ditlantas Polda Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Gerak Cepat Ditlantas Polda Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Sumatera Selatan — Kepolisian melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel bergerak cepat dalam menangani kemacetan ekstrem sepanjang kurang lebih 45 kilometer yang terjadi di jalur nasional Tungkal Jaya — Bayung Lencir. Kepadatan lalu lintas tersebut dilaporkan menyebabkan antrean panjang serta menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

    Berdasarkan laporan di lapangan, kemacetan dipicu oleh sejumlah faktor yang terjadi secara bersamaan. Di antaranya adalah truk yang terguling akibat patah as, serta muatan besi yang menutup sebagian badan jalan. Selain itu, perilaku pengendara yang melawan arus turut memperparah kondisi lalu lintas. Aktivitas antrean di SPBU dan pasar tumpah di sekitar jalur tersebut juga menjadi penyumbang kepadatan.

    Faktor lain yang memperburuk situasi adalah keberadaan truk over dimension over load (ODOL) yang kesulitan melintasi tanjakan, sehingga memperlambat arus kendaraan secara keseluruhan.

    Dampak dari kondisi tersebut sangat signifikan, dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 45 kilometer dan menyebabkan kemacetan total di ruas jalan nasional. Bahkan, dilaporkan terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas di titik-titik tertentu akibat kepadatan ekstrem.

    Dalam merespons situasi tersebut, Ditlantas Polda Sumsel segera mengambil langkah cepat dan terukur. Petugas melakukan evakuasi truk yang terguling dengan menggunakan alat berat guna membuka akses jalan. Selain itu, dilakukan koordinasi lintas wilayah dengan kepolisian di Provinsi Jambi dan Lampung untuk mengatur arus kendaraan secara regional.

    Upaya lain yang dilakukan meliputi pengalihan arus lalu lintas serta penerapan sistem buka tutup jalan guna mengurai kepadatan. Petugas juga melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melawan arus, serta menindak tegas truk ODOL dengan melakukan pengandangan.

    Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, patroli intensif serta penyampaian imbauan melalui public address terus dilakukan di sepanjang jalur terdampak.

    Langkah cepat ini diharapkan mampu mengembalikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah dampak lanjutan yang lebih luas bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.

     

     

  • Gerak Cepat Polantas Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Gerak Cepat Polantas Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Sumatera Selatan — Kepolisian melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel bergerak cepat dalam menangani kemacetan ekstrem sepanjang kurang lebih 45 kilometer yang terjadi di jalur nasional Tungkal Jaya — Bayung Lencir. Kepadatan lalu lintas tersebut dilaporkan menyebabkan antrean panjang serta menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

    Berdasarkan laporan di lapangan, kemacetan dipicu oleh sejumlah faktor yang terjadi secara bersamaan. Di antaranya adalah truk yang terguling akibat patah as, serta muatan besi yang menutup sebagian badan jalan. Selain itu, perilaku pengendara yang melawan arus turut memperparah kondisi lalu lintas. Aktivitas antrean di SPBU dan pasar tumpah di sekitar jalur tersebut juga menjadi penyumbang kepadatan.

    Faktor lain yang memperburuk situasi adalah keberadaan truk over dimension over load (ODOL) yang kesulitan melintasi tanjakan, sehingga memperlambat arus kendaraan secara keseluruhan.

    Dampak dari kondisi tersebut sangat signifikan, dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 45 kilometer dan menyebabkan kemacetan total di ruas jalan nasional. Bahkan, dilaporkan terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas di titik-titik tertentu akibat kepadatan ekstrem.

    Dalam merespons situasi tersebut, Ditlantas Polda Sumsel segera mengambil langkah cepat dan terukur. Petugas melakukan evakuasi truk yang terguling dengan menggunakan alat berat guna membuka akses jalan. Selain itu, dilakukan koordinasi lintas wilayah dengan kepolisian di Provinsi Jambi dan Lampung untuk mengatur arus kendaraan secara regional.

    Upaya lain yang dilakukan meliputi pengalihan arus lalu lintas serta penerapan sistem buka tutup jalan guna mengurai kepadatan. Petugas juga melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melawan arus, serta menindak tegas truk ODOL dengan melakukan pengandangan.

    Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, patroli intensif serta penyampaian imbauan melalui public address terus dilakukan di sepanjang jalur terdampak.

    Langkah cepat ini diharapkan mampu mengembalikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah dampak lanjutan yang lebih luas bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.

     

     

  • Polda Sumsel Laksanakan 227 Khataman Al-Qur’an, Perkuat Polri yang Humanis dan Berakhlak

    Polda Sumsel Laksanakan 227 Khataman Al-Qur’an, Perkuat Polri yang Humanis dan Berakhlak

    PALEMBANG – Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan khataman Al-Qur’an sebanyak 227 kali dalam rangka pembinaan rohani personel di bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Assaadah Mapolda Sumsel dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Selasa (17/3/2026).

    Capaian 227 kali khataman ini merupakan hasil partisipasi aktif seluruh jajaran Polda Sumsel, yang secara kolektif melaksanakan pembacaan Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan Polri. Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan moral institusi dalam membentuk karakter personel yang berintegritas dan berakhlak.

    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel. Turut hadir pula tokoh-tokoh agama dan pimpinan lembaga keagamaan di Sumatera Selatan, di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumsel, Ketua MUI Sumsel, pimpinan organisasi Islam, akademisi, serta para ulama.

    Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan 227 kali khataman Al-Qur’an oleh Polda Sumsel mendapat dukungan luas sebagai bagian dari gerakan bersama dalam memperkuat nilai-nilai moral dan keagamaan.

    Kapolda Sumsel dalam arahannya menegaskan bahwa capaian 227 kali khataman Al-Qur’an harus dimaknai lebih dari sekadar angka, melainkan menjadi landasan dalam membentuk perilaku dan etika personel Polri.

    “Capaian 227 kali khataman ini adalah wujud komitmen kita bersama. Nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin dalam sikap, integritas, dan pelayanan kita kepada masyarakat,” tegas Kapolda.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri @polisi_indonesia

  • Kapolda Sumsel Bangun Sinergi dengan Hafidz Qur’an, Perkuat Cooling System Kamtibmas

    Kapolda Sumsel Bangun Sinergi dengan Hafidz Qur’an, Perkuat Cooling System Kamtibmas

    Main Image

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menghadirkan pendekatan strategis baru dalam menjaga stabilitas keamanan dengan membangun sinergi langsung antara Polri dan para penghafal Al-Qur’an (hafidz) di Masjid Assaadah Polda Sumsel, Selasa (17/3/2026).

    Langkah ini menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengedepankan pendekatan humanis dan spiritual sebagai bagian dari strategi menjaga kamtibmas secara berkelanjutan.

    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB ini dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel.

    Turut hadir tokoh-tokoh penting lintas organisasi keagamaan, di antaranya Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Ketua MUI Sumsel, Pimpinan NU dan Muhammadiyah, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Tokoh ulama dan pimpinan lembaga keagamaan

    Kehadiran lintas tokoh ini memperkuat posisi Polda Sumsel sebagai pusat kolaborasi antara aparat keamanan dan kekuatan moral masyarakat.

    Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas sosial.

    “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ulama dan para hafidz adalah mitra strategis dalam menjaga kesejukan, meredam potensi konflik, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho

    Ia menekankan bahwa peran hafidz tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga sebagai penyampai pesan damai dan penjaga harmoni sosial.

    Melalui sinergi ini, Polda Sumsel mengimplementasikan strategi cooling system berbasis nilai keagamaan, dengan melibatkan langsung tokoh agama dan penghafal Al-Qur’an.

    Pendekatan ini dinilai efektif untuk meredam potensi konflik sosial, menjaga stabilitas masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

    Dengan demikian, keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan nilai moral di tengah masyarakat.

    Sebagai bentuk penghargaan, Kapolda Sumsel menyerahkan sertifikat, tali asih, dan cinderamata kepada para hafidz dan hafidzah, termasuk dari kalangan personel Polri Briptu M. Husein Syamsuddin, Brigadir Rizka Munawwaroh serta tokoh hafidz lainnya

    Langkah ini menjadi bukti bahwa nilai religius tumbuh kuat di internal Polda Sumsel sekaligus menjadi inspirasi bagi anggota lainnya.

    Kegiatan yang dirangkai dengan khotmil Qur’an, doa bersama, hingga buka puasa ini memperkuat citra Polda Sumsel sebagai institusi yang humanis, religius, dan dekat dengan masyarakat.

    Pendekatan ini sekaligus menjadi arah kebijakan dalam membangun Polri Presisi yang tidak hanya profesional, tetapi juga berakhlak dan dipercaya publik.

    Sinergi antara Polri dan para hafidz Qur’an yang digagas Kapolda Sumsel menjadi contoh nyata bahwa keamanan dapat dibangun melalui kolaborasi spiritual dan sosial.

    Dengan pendekatan ini, Polda Sumsel menegaskan diri sebagai model nasional dalam membangun stabilitas kamtibmas berbasis kebersamaan, nilai agama, dan kepercayaan masyarakat.

  • 2.361 Personel Disiagakan, Kapolda Sumsel Tekankan Pospam Aktif Layani Pemudik

    2.361 Personel Disiagakan, Kapolda Sumsel Tekankan Pospam Aktif Layani Pemudik

    2.361 Personel Disiagakan, Kapolda Sumsel Tekankan Pospam Aktif Layani Pemudik

    2.361 Personel Disiagakan, Kapolda Sumsel Tekankan Pospam Aktif Layani Pemudik

    Sebanyak 2.361 personel disiagakan, Kapolda Sumsel instruksikan Pospam aktif melayani masyarakat selama arus mudik.–

     

    Kapolda Sumsel Tegaskan Pospam Harus Jadi Pusat Solusi, 2.361 Personel Disiagakan

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin Analisa dan Evaluasi (Anev) Konsolidasi Operasi Ketupat Musi 2026 pada Rabu (18 Maret 2026).

    Kapolda Sumsel menekankan agar seluruh pos pengamanan (Pospam) berfungsi sebagai pusat pelayanan dan solusi bagi masyarakat selama arus mudik.

    Kapolda menegaskan, personel di lapangan tidak hanya menjalankan tugas pengaturan lalu lintas, tetapi juga harus aktif memberikan layanan informasi dan bantuan kepada pemudik.

    “Pospam bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi harus menjadi pusat solusi bagi masyarakat. Jangan sampai hanya menjadi simbol tanpa memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

    Memasuki hari keenam operasi, arus mudik di wilayah Sumatera Selatan mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan.

    Mantan Kadiv Humas Polri ini menyebut kondisi kepadatan merupakan hal yang wajar, namun yang harus diantisipasi adalah kemacetan total dalam waktu lama.

    “Macet itu biasa, yang penting kendaraan tetap bergerak. Jangan sampai terjadi stuck berjam-jam,” katanya.

    Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebanyak 2.361 personel disiagakan dengan dukungan teknologi digital, termasuk penggunaan drone dan pemetaan titik rawan kemacetan.

    Kapolda juga menginstruksikan jajarannya untuk bertindak proaktif dengan hadir lebih awal di titik rawan, termasuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat pasar tumpah.

    Selain itu, aspek toleransi juga menjadi perhatian dalam pengamanan mudik tahun 2026  ini. Kapolda mengingatkan personel untuk menjaga harmoni antarumat beragama, mengingat pelaksanaan mudik berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

    “Kedepankan empati dan komunikasi yang baik agar semua masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” tegasnya

    Operasi Ketupat Musi 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 25 Maret.

    Polda Sumsel memastikan pengamanan terus diperkuat, termasuk mengatasi kendala komunikasi di wilayah blank spot dengan dukungan teknologi seperti in

  • Polisi Tampilkan Wajah Eksekutor Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS dari CCTV

    Polisi Tampilkan Wajah Eksekutor Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS dari CCTV

    Polisi Tampilkan Wajah Eksekutor Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS dari CCTV

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Polisi menampilkan foto para pelaku eksekutor penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
    “Ini hasil dari pengambilan gambar terhadap CCTV yang sudah kami peroleh. Kami tekankan kepada rekan-rekan sekalian, ini sama sekali tidak dilakukan perubahan atau pengolahan sehingga kami dapat pertanggungjawabkan ini bukan hasil artificial intelligence,” Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

    Foto eksekutor tersebut menggunakan sepeda motor, memakai pakaian motif batik dan pakaian warna biru. Keduanya terekam melalui CCTV sepanjang jalur yang mereka lalui sebelum dan setelah kejadian.

    Kapolri Pastikan Anggota Terus Bekerja Usut Tuntas Kasus Air Keras Aktivis KontraS
    “Ini adalah murni kami ambil dari CCTV yang tertangkap kamera pengawas di sepanjang jalur yang dilalui para pelaku sehingga bukan hasil artificial intelligence,” ujarnya.

    Berdasarkan foto yang ditampilkan, keduanya seorang pria bagian depan mengendarai sepeda motor. Sedangkan yang duduk di belakang merupakan eksekutor yang menyiramkan air keras kepada Andrie Yunus.

    “Ini adalah bagian belakang, yang di TKP terlihat menyiramkan cairan kepada korban,” imbuhnya.

    Mabes TNI sebelumnya turut melakukan penyelidikan internal terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Mabes TNI mengatakan penyelidikan internal dilakukan untuk menjawab isu yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan keterlibatan oknum TNI.

    “Pada kesempatan yang baik ini juga, saya melihat ya, menyikapi perkembangan situasi yang ada, di mana mungkin salah satunya tentang kejadian penganiayaan terhadap saudara AY. Di mana kita lihat ada opini yang berkembang di masyarakat, diduga pelakunya adalah dari TNI,” ungkap Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah kepada wartawan di Balai Puspen TNI, Jakarta Pusat, Selasa (17/3).

    “Perlu saya sampaikan bahwa semenjak kejadian, TNI sudah merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal. Dan saya mohon kepada kawan-kawan wartawan bersabar karena kita TNI bekerja dengan profesional dan transparan,” lanjutnya.

  • POLDA METRO JAYA UNGKAP PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS AKTIVIS KONTRAS MELALUI ANALISA SCIENTIFIC

    POLDA METRO JAYA UNGKAP PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS AKTIVIS KONTRAS MELALUI ANALISA SCIENTIFIC

    JAKARTA – Komitmen Polda Metro Jaya dalam menuntaskan kasus penyiraman cairan berbahaya (air keras) terhadap aktivis KontraS menemui titik terang. Melalui kerja keras tim gabungan yang mengedepankan metode Scientific Crime Investigation, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi para pelaku di balik aksi keji tersebut. Hal ini sejalan dengan atensi Kapolri yang menempatkan perkara ini sebagai prioritas utama secara akuntabel dan transparan.

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa kunci utama pengungkapan ini didasarkan pada penelusuran mendalam terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan jalur pelintasan pelaku. Secara faktual, penyidik berhasil memetakan arah pergerakan pelaku, baik sebelum maupun sesudah kejadian. Hasil analisa digital menunjukkan bukti krusial berupa wajah jelas salah satu pelaku yang terekam kamera sesaat sebelum beraksi, di mana saat itu pelaku terpantau belum mengenakan helm.

    “Kami melakukan analisa secara mendalam dan scientific. Dari rekaman CCTV, ditemukan kecocokan identitas yang sangat kuat, mulai dari wajah pelaku hingga pakaian yang digunakan, yang identik dengan saat kejadian. Berdasarkan keterangan 15 saksi dan sinkronisasi dengan database Polri, kami telah mengidentifikasi dua pelaku utama dengan inisial BHWC dan MAK,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (18/3/2026).

    Penyelidikan tidak berhenti di situ. Berdasarkan pengecekan jalur perlintasan dan fakta-fakta di lapangan, pihak kepolisian mencium adanya keterlibatan pihak lain. Dirreskrimum menegaskan bahwa temuan saat ini tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku lebih dari empat orang. Proses analisa ilmiah masih terus berlanjut untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat, baik eksekutor maupun aktor intelektual, dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

    Seiring dengan perkembangan penyidikan yang mengarah pada keterlibatan oknum anggota, Polda Metro Jaya secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku telah menyerahkan penanganan perkara ini kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Langkah ini diambil untuk menjamin transparansi dan koordinasi antarlembaga demi tegaknya keadilan tanpa pandang bulu.

    Di sisi lain, berdasarkan informasi resmi dari Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026), sebanyak 4 orang pelaku telah diamankan dan tiga di antaranya adalah perwira. Ketiga perwira yang terlibat berpangkat kapten dan letnan satu (lettu). “Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, Serda ES,” papar Yusri.

    Menutup keterangannya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dan berkoordinasi secara aktif dengan jajaran Pom TNI dalam proses penyelesaian kasus ini. Langkah kolaboratif ini memastikan bahwa seluruh fakta hukum yang ditemukan oleh penyidik Polri dapat terintegrasi dengan baik dalam proses hukum militer, guna menjamin pengungkapan kasus yang tuntas dan terang benderang.