slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorPortal Data Grobogan 8990001Portal Data Grobogan 8990002Portal Data Grobogan 8990003Portal Data Grobogan 8990004Portal Data Grobogan 8990005Portal Data Grobogan 8990006Portal Data Grobogan 8990007Portal Data Grobogan 8990008Portal Data Grobogan 8990009Portal Data Grobogan 8990010Portal Data Grobogan 8990011Portal Data Grobogan 8990012Portal Data Grobogan 8990013Portal Data Grobogan 8990014Portal Data Grobogan 8990015Portal Data Grobogan 8990016Portal Data Grobogan 8990017Portal Data Grobogan 8990018Portal Data Grobogan 8990019Portal Data Grobogan 8990020Ejournal Jtipjakarta 89001Ejournal Jtipjakarta 89002Ejournal Jtipjakarta 89003Ejournal Jtipjakarta 89004Ejournal Jtipjakarta 89005Ejournal Jtipjakarta 89006Ejournal Jtipjakarta 89007Ejournal Jtipjakarta 89008Ejournal Jtipjakarta 89009Ejournal Jtipjakarta 89010Ejournal Jtipjakarta 89011Ejournal Jtipjakarta 89012Ejournal Jtipjakarta 89013Ejournal Jtipjakarta 89014Ejournal Jtipjakarta 89015Ejournal Jtipjakarta 89016Ejournal Jtipjakarta 89017Ejournal Jtipjakarta 89018Ejournal Jtipjakarta 89019Ejournal Jtipjakarta 89020Ejournal Jtipjakarta 89021Ejournal Jtipjakarta 89022Ejournal Jtipjakarta 89023Ejournal Jtipjakarta 89024Ejournal Jtipjakarta 89025Ejournal Jtipjakarta 89026Ejournal Jtipjakarta 89027Ejournal Jtipjakarta 89028Ejournal Jtipjakarta 89029Ejournal Jtipjakarta 89030Ejurnal Setia Budi 28801Ejurnal Setia Budi 28802Ejurnal Setia Budi 28803Ejurnal Setia Budi 28804Ejurnal Setia Budi 28805Ejurnal Setia Budi 28806Ejurnal Setia Budi 28807Ejurnal Setia Budi 28808Ejurnal Setia Budi 28809Ejurnal Setia Budi 28810Ejurnal Setia Budi 28801Ejurnal Setia Budi 28802Ejurnal Setia Budi 28803Ejurnal Setia Budi 28804Ejurnal Setia Budi 28805Ejurnal Setia Budi 28806Ejurnal Setia Budi 28807Ejurnal Setia Budi 28808Ejurnal Setia Budi 28809Ejurnal Setia Budi 28810RSUD CILEGON 8990011RSUD CILEGON 8990012RSUD CILEGON 8990013RSUD CILEGON 8990014RSUD CILEGON 8990015RSUD CILEGON 8990016RSUD CILEGON 8990017RSUD CILEGON 8990018RSUD CILEGON 8990019RSUD CILEGON 8990020Tsi Journals 899001Tsi Journals 899002Tsi Journals 899003Tsi Journals 899004Tsi Journals 899005Tsi Journals 899006Tsi Journals 899007Tsi Journals 899008Tsi Journals 899009Tsi Journals 899010Tsi Journals 899011Tsi Journals 899012Tsi Journals 899013Tsi Journals 899014Tsi Journals 899015Tsi Journals 899016Tsi Journals 899017Tsi Journals 899018Tsi Journals 899019Tsi Journals 899020TSI Journal 789001TSI Journal 789002TSI Journal 789003TSI Journal 789004TSI Journal 789005TSI Journal 789006TSI Journal 789007TSI Journal 789008TSI Journal 789009TSI Journal 789010TSI Journal 789011TSI Journal 789012TSI Journal 789013TSI Journal 789014TSI Journal 789015TSI Journal 789016TSI Journal 789017TSI Journal 789018TSI Journal 789019TSI Journal 789020

Kategori: Berita Utama

  • Transformasi Presisi Dan Komitmen Kapolda Sumsel Resmikan SPKT dan Program Orang Tua Asuh Stunting

    Transformasi Presisi Dan Komitmen Kapolda Sumsel Resmikan SPKT dan Program Orang Tua Asuh Stunting

    Main Image

    MUSI RAWAS — Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat melalui peresmian infrastruktur serta pelaksanaan program sosial di wilayah hukum Polres Musi Rawas, Rabu, 29 April 2026.

     

    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung peresmian Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) serta Asrama Pejabat Utama (Aspol PJU) sebagai bagian dari penguatan layanan kepolisian yang cepat, responsif, dan humanis.

     

    Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi Polri Presisi, khususnya pada aspek pelayanan publik dan kesiapsiagaan personel di lapangan. Fasilitas yang dihadirkan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Musi Rawas.

     

    Pembangunan Gedung SPKT dan dua unit Aspol PJU tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polri dan pemerintah daerah melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2025. Sinergi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.

     

    Selain peresmian infrastruktur, Kapolda Sumsel juga meluncurkan berbagai program bakti sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyaluran 2.000 paket bantuan sosial, program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), pembangunan sumur bor, serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

     

    Program GENTING menjadi bagian dari dukungan nyata Polda Sumsel terhadap kebijakan nasional dalam percepatan penurunan angka stunting. Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan kegiatan sunatan massal serta donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

     

    Dalam arahannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya menjaga dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat luas.

     

    “Fasilitas ini harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal. Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif guna mendukung pembangunan daerah,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

     

    “Polda Sumsel berkomitmen tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial dan penguatan layanan publik yang berdampak langsung,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas baru serta pemberian penghargaan kepada mitra kerja, termasuk perwakilan PMI Provinsi Sumatera Selatan atas kontribusi dalam kegiatan donor darah.

     

    Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polda Sumatera Selatan terus berperan aktif dalam mendukung program strategis nasional, sekaligus memperkuat pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di tingkat daerah.

  • Transformasi Presisi, Kapolda Sumsel Resmikan SPKT dan Program Orang Tua Asuh Stunting

    Transformasi Presisi, Kapolda Sumsel Resmikan SPKT dan Program Orang Tua Asuh Stunting

    Main Image

    MUSI RAWAS — Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat melalui peresmian infrastruktur serta pelaksanaan program sosial di wilayah hukum Polres Musi Rawas, Rabu, 29 April 2026.

     

    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung peresmian Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) serta Asrama Pejabat Utama (Aspol PJU) sebagai bagian dari penguatan layanan kepolisian yang cepat, responsif, dan humanis.

     

    Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi Polri Presisi, khususnya pada aspek pelayanan publik dan kesiapsiagaan personel di lapangan. Fasilitas yang dihadirkan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Musi Rawas.

     

    Pembangunan Gedung SPKT dan dua unit Aspol PJU tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polri dan pemerintah daerah melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2025. Sinergi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.

     

    Selain peresmian infrastruktur, Kapolda Sumsel juga meluncurkan berbagai program bakti sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyaluran 2.000 paket bantuan sosial, program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), pembangunan sumur bor, serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

     

    Program GENTING menjadi bagian dari dukungan nyata Polda Sumsel terhadap kebijakan nasional dalam percepatan penurunan angka stunting. Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan kegiatan sunatan massal serta donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

     

    Dalam arahannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya menjaga dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat luas.

     

    “Fasilitas ini harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal. Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif guna mendukung pembangunan daerah,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

     

    “Polda Sumsel berkomitmen tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial dan penguatan layanan publik yang berdampak langsung,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas baru serta pemberian penghargaan kepada mitra kerja, termasuk perwakilan PMI Provinsi Sumatera Selatan atas kontribusi dalam kegiatan donor darah.

     

    Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polda Sumatera Selatan terus berperan aktif dalam mendukung program strategis nasional, sekaligus memperkuat pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di tingkat daerah.

  • Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas–

     

    Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran

    MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

    Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih.

    Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026).

    Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal.

    Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana.

    Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu.

    Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan.

    Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga.

    “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta.

    Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan.

    Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian.

    “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya.

    Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan.

    Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar.

    Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga.

  • Sebuah Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas–

     

    Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran

    MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

    Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih.

    Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026).

    Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal.

    Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana.

    Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu.

    Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan.

    Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga.

    “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta.

    Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan.

    Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian.

    “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya.

    Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan.

    Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar.

    Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga.

  • Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

    Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas–

     

    Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran

    MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

    Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih.

    Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026).

    Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal.

    Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana.

    Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu.

    Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan.

    Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga.

    “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta.

    Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan.

    Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian.

    “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya.

    Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan.

    Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar.

    Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga.

  • Polda Metro Jaya Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Polda Metro Jaya Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.

  • Polda Metro Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Polda Metro Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.

  • Polda Metro Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Polda Metro Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.

  • Polisi Berhasil Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Polisi Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.

  • Polisi Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Polisi Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.