slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77baterai lemah hiburan sekali sentuhbaterai lemah keputusan impulsif gamingmode hemat daya game malamlayar gelap ritual hiburan mobileTikTok Reels game mobile baruvisual cerah gerakan cepat gamegame digital pengguna serba cepatgame mobile ringan saat menunggugame online bukan cuma kompetisigame sebentar tetap berkesanBitcoin turun Rupiah tertekan moodhiburan mobile tekanan ekonomi kerjaKoi Gate Mahjong Ways Dragon ScatterRupiah Reels hiburan digital hari iniAI ekonomi konten pendek game mobilegame HP sederhana bikin balikmedia sosial bising game digitalgame online ringan HP cepatgame mobile petualangan kecil santaihiburan digital sederhana rutinitas harianPrediksi Brasil vs Maroko Piala Dunia 2026Australia vs Turki Arda Guler Piala DuniaBrasil Era Ancelotti Piala Dunia 2026Maroko Piala Dunia Beban Wakil AfrikaSistem Real-Time Game Mobile CerdasSugar Rush Warna Dominan Hiburan CepatAI Personalization Game Digital Respons CepatSimbol Scatter Game Online Konten PendekAlgoritma Data Interaksi Pemain Game OnlineMahjong Ways Percakapan Pengguna MobilePrediksi Haiti vs Skotlandia Piala DuniaQatar vs Swiss Piala Dunia 2026Turki Kembali ke Piala Dunia 2026Australia Socceroos Piala Dunia 2026Algoritma Data Interaksi Pemain Game OnlineMahjong Ways Simbol Ritme Pengguna MobileMachine Learning Pola Interaksi Pemain OnlineScatter Animasi Efek Suara Game DigitalNilai RTP Karakter Permainan OnlineAlgoritma Konten Pendek Game Visual PadatPrediksi Skor Brasil vs Maroko 2026Australia vs Turki Piala Dunia 2026Hiburan Digital Sederhana Rutinitas HarianSuara Pendek Game Digital Malam HariVisual Berkilau Musik Singkat Hiburan MobileQatar Penebusan Piala Dunia 2026Swiss Xhaka Piala Dunia TerbaikTeknologi AI Platform Gaming Era GeminiScatter Wild Desain Game OnlineHaiti vs Skotlandia Grup CPrediksi Qatar vs Swiss Piala DuniaHaiti Kembali ke Piala DuniaSkotlandia Tartan Army Piala DuniaData RTP Karakter Game TerukurPGSOFT Animasi Ringan Layar MobileFortune Rabbit Visual Cerah Hiburan RinganAktivitas Pemain Data Real-Time Industri GameVolatilitas Struktur Game Analisis DataDesain Visual Game Online TerarahPGSOFT Game Mobile Pengalaman Imersif

Kepala BNN Bicara Overkapasitas Lapas: 278.376 Penghuni, 54% Terkait Narkotika

Kepala BNN Bicara Overkapasitas Lapas: 278.376 Penghuni, 54% Terkait Narkotika

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (Rutan) di seluruh wilayah saat ini telah overkapastias hingga 90 persen dari daya tampung.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (Rutan) di seluruh wilayah saat ini telah overkapastias hingga 90 persen dari daya tampung.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan jumlah itu merujuk sistem database pemasyarakatan (SDP) pusat per 12 November 2025. Ia menganggap penjara Indonesia dalam kondisi kritis.

 

“Berdasarkan data SDP Pusat yang diambil tanggal 12 November 2025 pukul 07.30, kita dihadapkan pada kondisi kritis terkait data tahanan dan narapidana,” ujar Suyudi dalam rapat kerja di Komisi III DPR, Selasa (7/4).

Dia merinci, jumlah daya tampung lapas dan rutan di seluruh Indonesia saat ini hanya sebanyak 146.260 orang. Namun, kondisi lapangan, jumlahnya telah mencapai 278.376 orang.

Menurut Suyudi, jumlah itu membuat narapidana penghuni lapas melebihi kapasitas sebanyak 132.116 atau 90 persen dari kapasitas daya tampung.

“Hal ini mengakibatkan terjadinya overkapasitas yang sangat memprihatinkan, yakni sebanyak 132.116 jiwa atau mencapai persentase 90 persen dari kapasitas normalnya,” katanya.

Dari jumlah tersebut, menurut Suyudi, mayoritas merupakan narapidana kasus narkoba yang jumlahnya mencapai 150.202 orang atau 54 persen, yang rinciannya terdiri dari 96.176 berstatus bandar dan 54.026 berstatus pengguna.

“Angka 54.000 lebih pengguna inilah yang seharusnya menjadi refleksi bersama. Mereka adalah korban yang sejatinya lebih membutuhkan sentuhan pemulihan melalui rehabilitasi medis dan sosial,” ujar Suyudi.