https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak MudaKetika Judi Online Mulai Mengganggu Pekerjaan dan Keluarga, Kenali Tanda Masalah Sejak DiniJudi Online dan Kesehatan Mental, Memahami Hubungan Stres, Kecemasan, dan Dorongan Terus BermainKemenangan Awal dalam Slot Online Bisa Menjadi Jebakan Psikologis, Mengapa Bisa Terjadi?Peran Dopamin dalam Perilaku Berjudi, Mengapa Sensasi Menang Membuat Seseorang Ingin Mengulanginya?RTP dalam Slot Online Bukan Jaminan Menang, Memahami Statistik agar Tidak Salah PersepsiPromosi Judi Online di Media Sosial dan Risiko Normalisasi Perjudian pada Generasi MudaPeran Influencer dalam Normalisasi Judi Online, Mengapa Literasi Media Menjadi Penting?Bonus, Cashback, dan Promosi Slot Online, Memahami Cara Pemasaran Memengaruhi Keputusan PemainJudi Online dan Pinjaman Digital, Bagaimana Kerugian Bisa Berkembang Menjadi Lingkaran Utang?Dampak Judi Online terhadap Keharmonisan dan Kepercayaan dalam Keluarga dan Linkungan MasyarakatBagaimana Membantu Teman yang Mulai Terjebak Judi Online tanpa Menghakiminya?Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Mengenal Slot Online dari Lingkungan DigitalGame Digital dan Judi Online, Bagaimana Generasi Muda Dapat Mengenali Perbedaannya?Judi Online di Kalangan Mahasiswa, Mengapa Masalah Ini Perlu Menjadi Perhatian Dunia Pendidikan?Dari Iseng Menjadi Kebiasaan, Memahami Proses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineMengapa Kekalahan dalam Slot Online Justru Bisa Membuat Seseorang Terus Bermain?Dampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Jarang di PahamiFenomena Judi Online pada Generasi Muda, Apa yang Membuatnya Sulit Dihindari?Literasi Digital sebagai Benteng Pencegahan Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaDampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Harus di Pahamikencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital Newsbahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampuskonvergensi game digital judi onlineperilaku konsumtif anak game digitalmekanisme reward lucky spin mobiletransformasi transaksi virtual ke finansialdampak judi online ketahanan keluargastrategi edukasi preventif kecanduan slotperspektif ulama syariat judi daringliterasi digital cegah taruhan anakanalisis sosio-ekonomi perjudian onlinebias naratif konten media sosialpenguatan literasi digital cegah judiperan institusi pendidikan judi daringdampak perjudian online kesehatan mentaletika bermedia digital promosi judipendidikan karakter cegah adiktif digital
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak MudaKetika Judi Online Mulai Mengganggu Pekerjaan dan Keluarga, Kenali Tanda Masalah Sejak DiniJudi Online dan Kesehatan Mental, Memahami Hubungan Stres, Kecemasan, dan Dorongan Terus BermainKemenangan Awal dalam Slot Online Bisa Menjadi Jebakan Psikologis, Mengapa Bisa Terjadi?Peran Dopamin dalam Perilaku Berjudi, Mengapa Sensasi Menang Membuat Seseorang Ingin Mengulanginya?RTP dalam Slot Online Bukan Jaminan Menang, Memahami Statistik agar Tidak Salah PersepsiPromosi Judi Online di Media Sosial dan Risiko Normalisasi Perjudian pada Generasi MudaPeran Influencer dalam Normalisasi Judi Online, Mengapa Literasi Media Menjadi Penting?Bonus, Cashback, dan Promosi Slot Online, Memahami Cara Pemasaran Memengaruhi Keputusan PemainJudi Online dan Pinjaman Digital, Bagaimana Kerugian Bisa Berkembang Menjadi Lingkaran Utang?Dampak Judi Online terhadap Keharmonisan dan Kepercayaan dalam Keluarga dan Linkungan MasyarakatBagaimana Membantu Teman yang Mulai Terjebak Judi Online tanpa Menghakiminya?Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Mengenal Slot Online dari Lingkungan DigitalGame Digital dan Judi Online, Bagaimana Generasi Muda Dapat Mengenali Perbedaannya?Judi Online di Kalangan Mahasiswa, Mengapa Masalah Ini Perlu Menjadi Perhatian Dunia Pendidikan?Dari Iseng Menjadi Kebiasaan, Memahami Proses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineMengapa Kekalahan dalam Slot Online Justru Bisa Membuat Seseorang Terus Bermain?Dampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Jarang di PahamiFenomena Judi Online pada Generasi Muda, Apa yang Membuatnya Sulit Dihindari?Literasi Digital sebagai Benteng Pencegahan Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaDampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Harus di Pahamikencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital Newsbahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampuskonvergensi game digital judi onlineperilaku konsumtif anak game digitalmekanisme reward lucky spin mobiletransformasi transaksi virtual ke finansialdampak judi online ketahanan keluargastrategi edukasi preventif kecanduan slotperspektif ulama syariat judi daringliterasi digital cegah taruhan anakanalisis sosio-ekonomi perjudian onlinebias naratif konten media sosialpenguatan literasi digital cegah judiperan institusi pendidikan judi daringdampak perjudian online kesehatan mentaletika bermedia digital promosi judipendidikan karakter cegah adiktif digital

Blog

  • Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI atas kontribusi personelnya dalam mengungkap jaringan narkotika.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K., menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (16/9/2026).

    Appreciation Day menjadi bentuk apresiasi kepada stakeholders yang berkontribusi dalam penanggulangan kejahatan narkotika melalui kolaborasi dan penindakan terhadap jaringan gelap secara bersama-sama.

    Sebanyak 55 personel Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima penghargaan tersebut. Mereka terdiri dari 30 personel Tim Penindakan 220 Kg Ganja Kering dan 20 Hektare Ladang Ganja serta 25 personel Tim Penindakan 456 Pcs Etomidate dan 10 Butir Ekstasi.

    Kedua tim tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi sejumlah perwira, yakni AKBP G. Parlasro Sinaga, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Christopher Salohot Panjaitan, S.E., M.Si., Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, S.H., M.H., dan AKP Randy Dwi Rendra Graha, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama jajaran Perwira Pertama dan Bintara.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Kombes Pol. Yulian Perdana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Bea Cukai Sumbagtim atas penghargaan yang diberikan kepada personel Polda Sumsel.

    “Saya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan narkotika,” ujar Kombes Pol. Yulian Perdana.

    Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan joint enforcement menjadi bagian penting dalam menghadapi peredaran narkotika yang tidak dapat ditangani oleh satu entitas saja. Upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh stakeholders dan lapisan masyarakat melalui pendekatan herd immunity policing.

    “Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat. Joint enforcement harus terus diperkuat dan diiringi dengan herd immunity policing, yaitu pemolisian yang mengaktifkan dan memperkuat kekebalan warga terhadap narkotika dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Dr. Aswin Sipayung, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Palguna, S.I.K., Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Sialagan, S.I.K., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Maharbudi, S.I.K., serta jajaran penyidik Bea Cukai dan personel Polri penerima penghargaan.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi capaian dan sinergi lintas instansi yang ditunjukkan Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    “Penghargaan Bhakti Chandra Pratama ini merupakan wujud nyata pengakuan atas dedikasi dan kerja keras personel di lapangan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Polri tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement. Polda Sumsel akan terus memperkuat komitmen ini guna melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman bahaya narkotika secara terpadu dan berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

  • Komitmen Berantas Narkoba, Polda Sumsel Raih Bhakti Chandra Pratama

    Komitmen Berantas Narkoba, Polda Sumsel Raih Bhakti Chandra Pratama

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI atas kontribusi personelnya dalam mengungkap jaringan narkotika.

     

    Mewakili Kapolda Sumsel, Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K., menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (16/9/2026).

     

    Appreciation Day menjadi bentuk apresiasi kepada stakeholders yang berkontribusi dalam penanggulangan kejahatan narkotika melalui kolaborasi dan penindakan terhadap jaringan gelap secara bersama-sama.

     

    Sebanyak 55 personel Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima penghargaan tersebut. Mereka terdiri dari 30 personel Tim Penindakan 220 Kg Ganja Kering dan 20 Hektare Ladang Ganja serta 25 personel Tim Penindakan 456 Pcs Etomidate dan 10 Butir Ekstasi.

     

    Kedua tim tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi sejumlah perwira, yakni AKBP G. Parlasro Sinaga, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Christopher Salohot Panjaitan, S.E., M.Si., Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, S.H., M.H., dan AKP Randy Dwi Rendra Graha, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama jajaran Perwira Pertama dan Bintara.

     

    Mewakili Kapolda Sumsel, Kombes Pol. Yulian Perdana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Bea Cukai Sumbagtim atas penghargaan yang diberikan kepada personel Polda Sumsel.

     

    “Saya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan narkotika,” ujar Kombes Pol. Yulian Perdana.

     

    Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan joint enforcement menjadi bagian penting dalam menghadapi peredaran narkotika yang tidak dapat ditangani oleh satu entitas saja. Upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh stakeholders dan lapisan masyarakat melalui pendekatan herd immunity policing.

     

    “Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat. Joint enforcement harus terus diperkuat dan diiringi dengan herd immunity policing, yaitu pemolisian yang mengaktifkan dan memperkuat kekebalan warga terhadap narkotika dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

     

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Dr. Aswin Sipayung, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Palguna, S.I.K., Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Sialagan, S.I.K., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Maharbudi, S.I.K., serta jajaran penyidik Bea Cukai dan personel Polri penerima penghargaan.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi capaian dan sinergi lintas instansi yang ditunjukkan Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

     

    “Penghargaan Bhakti Chandra Pratama ini merupakan wujud nyata pengakuan atas dedikasi dan kerja keras personel di lapangan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Polri tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement. Polda Sumsel akan terus memperkuat komitmen ini guna melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman bahaya narkotika secara terpadu dan berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

  • Komitmen Berantas Narkoba, Polda Sumsel Raih Bhakti Chandra Pratama

    Komitmen Berantas Narkoba, Polda Sumsel Raih Bhakti Chandra Pratama

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI atas kontribusi personelnya dalam mengungkap jaringan narkotika.

     

    Mewakili Kapolda Sumsel, Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K., menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (16/9/2026).

     

    Appreciation Day menjadi bentuk apresiasi kepada stakeholders yang berkontribusi dalam penanggulangan kejahatan narkotika melalui kolaborasi dan penindakan terhadap jaringan gelap secara bersama-sama.

     

    Sebanyak 55 personel Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima penghargaan tersebut. Mereka terdiri dari 30 personel Tim Penindakan 220 Kg Ganja Kering dan 20 Hektare Ladang Ganja serta 25 personel Tim Penindakan 456 Pcs Etomidate dan 10 Butir Ekstasi.

     

    Kedua tim tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi sejumlah perwira, yakni AKBP G. Parlasro Sinaga, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Christopher Salohot Panjaitan, S.E., M.Si., Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, S.H., M.H., dan AKP Randy Dwi Rendra Graha, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama jajaran Perwira Pertama dan Bintara.

     

    Mewakili Kapolda Sumsel, Kombes Pol. Yulian Perdana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Bea Cukai Sumbagtim atas penghargaan yang diberikan kepada personel Polda Sumsel.

     

    “Saya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan narkotika,” ujar Kombes Pol. Yulian Perdana.

     

    Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan joint enforcement menjadi bagian penting dalam menghadapi peredaran narkotika yang tidak dapat ditangani oleh satu entitas saja. Upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh stakeholders dan lapisan masyarakat melalui pendekatan herd immunity policing.

     

    “Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat. Joint enforcement harus terus diperkuat dan diiringi dengan herd immunity policing, yaitu pemolisian yang mengaktifkan dan memperkuat kekebalan warga terhadap narkotika dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

     

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Dr. Aswin Sipayung, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Palguna, S.I.K., Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Sialagan, S.I.K., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Maharbudi, S.I.K., serta jajaran penyidik Bea Cukai dan personel Polri penerima penghargaan.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi capaian dan sinergi lintas instansi yang ditunjukkan Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

     

    “Penghargaan Bhakti Chandra Pratama ini merupakan wujud nyata pengakuan atas dedikasi dan kerja keras personel di lapangan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Polri tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement. Polda Sumsel akan terus memperkuat komitmen ini guna melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman bahaya narkotika secara terpadu dan berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

  • Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI atas kontribusi personelnya dalam mengungkap jaringan narkotika.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K., menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (16/9/2026).

    Appreciation Day menjadi bentuk apresiasi kepada stakeholders yang berkontribusi dalam penanggulangan kejahatan narkotika melalui kolaborasi dan penindakan terhadap jaringan gelap secara bersama-sama.

    Sebanyak 55 personel Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima penghargaan tersebut. Mereka terdiri dari 30 personel Tim Penindakan 220 Kg Ganja Kering dan 20 Hektare Ladang Ganja serta 25 personel Tim Penindakan 456 Pcs Etomidate dan 10 Butir Ekstasi.

    Kedua tim tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi sejumlah perwira, yakni AKBP G. Parlasro Sinaga, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Christopher Salohot Panjaitan, S.E., M.Si., Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, S.H., M.H., dan AKP Randy Dwi Rendra Graha, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama jajaran Perwira Pertama dan Bintara.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Kombes Pol. Yulian Perdana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Bea Cukai Sumbagtim atas penghargaan yang diberikan kepada personel Polda Sumsel.

    “Saya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan narkotika,” ujar Kombes Pol. Yulian Perdana.

    Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan joint enforcement menjadi bagian penting dalam menghadapi peredaran narkotika yang tidak dapat ditangani oleh satu entitas saja. Upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh stakeholders dan lapisan masyarakat melalui pendekatan herd immunity policing.

    “Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat. Joint enforcement harus terus diperkuat dan diiringi dengan herd immunity policing, yaitu pemolisian yang mengaktifkan dan memperkuat kekebalan warga terhadap narkotika dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Dr. Aswin Sipayung, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Palguna, S.I.K., Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Sialagan, S.I.K., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Maharbudi, S.I.K., serta jajaran penyidik Bea Cukai dan personel Polri penerima penghargaan.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi capaian dan sinergi lintas instansi yang ditunjukkan Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    “Penghargaan Bhakti Chandra Pratama ini merupakan wujud nyata pengakuan atas dedikasi dan kerja keras personel di lapangan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Polri tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement. Polda Sumsel akan terus memperkuat komitmen ini guna melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman bahaya narkotika secara terpadu dan berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

  • Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI atas kontribusi personelnya dalam mengungkap jaringan narkotika.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K., menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (16/9/2026).

    Appreciation Day menjadi bentuk apresiasi kepada stakeholders yang berkontribusi dalam penanggulangan kejahatan narkotika melalui kolaborasi dan penindakan terhadap jaringan gelap secara bersama-sama.

    Sebanyak 55 personel Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima penghargaan tersebut. Mereka terdiri dari 30 personel Tim Penindakan 220 Kg Ganja Kering dan 20 Hektare Ladang Ganja serta 25 personel Tim Penindakan 456 Pcs Etomidate dan 10 Butir Ekstasi.

    Kedua tim tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi sejumlah perwira, yakni AKBP G. Parlasro Sinaga, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Christopher Salohot Panjaitan, S.E., M.Si., Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, S.H., M.H., dan AKP Randy Dwi Rendra Graha, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama jajaran Perwira Pertama dan Bintara.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Kombes Pol. Yulian Perdana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Bea Cukai Sumbagtim atas penghargaan yang diberikan kepada personel Polda Sumsel.

    “Saya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan narkotika,” ujar Kombes Pol. Yulian Perdana.

    Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan joint enforcement menjadi bagian penting dalam menghadapi peredaran narkotika yang tidak dapat ditangani oleh satu entitas saja. Upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh stakeholders dan lapisan masyarakat melalui pendekatan herd immunity policing.

    “Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat. Joint enforcement harus terus diperkuat dan diiringi dengan herd immunity policing, yaitu pemolisian yang mengaktifkan dan memperkuat kekebalan warga terhadap narkotika dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Dr. Aswin Sipayung, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Palguna, S.I.K., Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Sialagan, S.I.K., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Maharbudi, S.I.K., serta jajaran penyidik Bea Cukai dan personel Polri penerima penghargaan.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi capaian dan sinergi lintas instansi yang ditunjukkan Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    “Penghargaan Bhakti Chandra Pratama ini merupakan wujud nyata pengakuan atas dedikasi dan kerja keras personel di lapangan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Polri tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement. Polda Sumsel akan terus memperkuat komitmen ini guna melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman bahaya narkotika secara terpadu dan berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

  • Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI atas kontribusi personelnya dalam mengungkap jaringan narkotika.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K., menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (16/9/2026).

    Appreciation Day menjadi bentuk apresiasi kepada stakeholders yang berkontribusi dalam penanggulangan kejahatan narkotika melalui kolaborasi dan penindakan terhadap jaringan gelap secara bersama-sama.

    Sebanyak 55 personel Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima penghargaan tersebut. Mereka terdiri dari 30 personel Tim Penindakan 220 Kg Ganja Kering dan 20 Hektare Ladang Ganja serta 25 personel Tim Penindakan 456 Pcs Etomidate dan 10 Butir Ekstasi.

    Kedua tim tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi sejumlah perwira, yakni AKBP G. Parlasro Sinaga, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Christopher Salohot Panjaitan, S.E., M.Si., Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, S.H., M.H., dan AKP Randy Dwi Rendra Graha, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama jajaran Perwira Pertama dan Bintara.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Kombes Pol. Yulian Perdana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Bea Cukai Sumbagtim atas penghargaan yang diberikan kepada personel Polda Sumsel.

    “Saya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan narkotika,” ujar Kombes Pol. Yulian Perdana.

    Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan joint enforcement menjadi bagian penting dalam menghadapi peredaran narkotika yang tidak dapat ditangani oleh satu entitas saja. Upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh stakeholders dan lapisan masyarakat melalui pendekatan herd immunity policing.

    “Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat. Joint enforcement harus terus diperkuat dan diiringi dengan herd immunity policing, yaitu pemolisian yang mengaktifkan dan memperkuat kekebalan warga terhadap narkotika dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Dr. Aswin Sipayung, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Palguna, S.I.K., Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Sialagan, S.I.K., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Maharbudi, S.I.K., serta jajaran penyidik Bea Cukai dan personel Polri penerima penghargaan.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi capaian dan sinergi lintas instansi yang ditunjukkan Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    “Penghargaan Bhakti Chandra Pratama ini merupakan wujud nyata pengakuan atas dedikasi dan kerja keras personel di lapangan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Polri tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement. Polda Sumsel akan terus memperkuat komitmen ini guna melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman bahaya narkotika secara terpadu dan berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

  • Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Jakarta -Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menjenguk tiga personel yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kamis (17/09/2026).

    Ketiga personel tersebut mengalami cedera saat menjalankan tugas. Mereka yakni Ipda Rizal Zulkarnain dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, serta Bripda Aditya Ilyas Nurfauzan dan Bripda Alvin Indra Yudiana dari Satsamapta Polres Metro Jakarta Utara.

    Ipda Rizal mengalami luka tembak pada paha kanan ketika menangani tersangka kasus narkotika yang berupaya merebut senjatanya. Setelah mendapat penanganan awal, Rizal kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    Sementara itu, Bripda Aditya dan Bripda Alvin mengalami kecelakaan saat melaksanakan patroli keamanan wilayah. Keduanya mengalami cedera pada bagian kaki serta luka di tangan dan masih menjalani perawatan medis.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Metro Jaya berbincang langsung dengan ketiga personel. Asep juga memberikan dukungan dan semangat kepada mereka agar tetap fokus menjalani proses pemulihan.

    “Fokuslah pada pemulihan dan ikuti semua anjuran tim medis. Kami semua mendoakan serta menunggu rekan-rekan pulih sehat dan bertugas kembali melayani masyarakat,” tuturnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan Polda Metro Jaya terhadap personel yang mengalami cedera saat menjalankan tugas sekaligus memberikan dukungan moril selama menjalani proses pemulihan.

  • Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Jakarta -Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menjenguk tiga personel yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kamis (17/09/2026).

    Ketiga personel tersebut mengalami cedera saat menjalankan tugas. Mereka yakni Ipda Rizal Zulkarnain dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, serta Bripda Aditya Ilyas Nurfauzan dan Bripda Alvin Indra Yudiana dari Satsamapta Polres Metro Jakarta Utara.

    Ipda Rizal mengalami luka tembak pada paha kanan ketika menangani tersangka kasus narkotika yang berupaya merebut senjatanya. Setelah mendapat penanganan awal, Rizal kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    Sementara itu, Bripda Aditya dan Bripda Alvin mengalami kecelakaan saat melaksanakan patroli keamanan wilayah. Keduanya mengalami cedera pada bagian kaki serta luka di tangan dan masih menjalani perawatan medis.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Metro Jaya berbincang langsung dengan ketiga personel. Asep juga memberikan dukungan dan semangat kepada mereka agar tetap fokus menjalani proses pemulihan.

    “Fokuslah pada pemulihan dan ikuti semua anjuran tim medis. Kami semua mendoakan serta menunggu rekan-rekan pulih sehat dan bertugas kembali melayani masyarakat,” tuturnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan Polda Metro Jaya terhadap personel yang mengalami cedera saat menjalankan tugas sekaligus memberikan dukungan moril selama menjalani proses pemulihan.

  • Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Jakarta -Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menjenguk tiga personel yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kamis (17/09/2026).

    Ketiga personel tersebut mengalami cedera saat menjalankan tugas. Mereka yakni Ipda Rizal Zulkarnain dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, serta Bripda Aditya Ilyas Nurfauzan dan Bripda Alvin Indra Yudiana dari Satsamapta Polres Metro Jakarta Utara.

    Ipda Rizal mengalami luka tembak pada paha kanan ketika menangani tersangka kasus narkotika yang berupaya merebut senjatanya. Setelah mendapat penanganan awal, Rizal kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    Sementara itu, Bripda Aditya dan Bripda Alvin mengalami kecelakaan saat melaksanakan patroli keamanan wilayah. Keduanya mengalami cedera pada bagian kaki serta luka di tangan dan masih menjalani perawatan medis.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Metro Jaya berbincang langsung dengan ketiga personel. Asep juga memberikan dukungan dan semangat kepada mereka agar tetap fokus menjalani proses pemulihan.

    “Fokuslah pada pemulihan dan ikuti semua anjuran tim medis. Kami semua mendoakan serta menunggu rekan-rekan pulih sehat dan bertugas kembali melayani masyarakat,” tuturnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan Polda Metro Jaya terhadap personel yang mengalami cedera saat menjalankan tugas sekaligus memberikan dukungan moril selama menjalani proses pemulihan.

  • Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Jakarta -Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menjenguk tiga personel yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kamis (17/09/2026).

    Ketiga personel tersebut mengalami cedera saat menjalankan tugas. Mereka yakni Ipda Rizal Zulkarnain dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, serta Bripda Aditya Ilyas Nurfauzan dan Bripda Alvin Indra Yudiana dari Satsamapta Polres Metro Jakarta Utara.

    Ipda Rizal mengalami luka tembak pada paha kanan ketika menangani tersangka kasus narkotika yang berupaya merebut senjatanya. Setelah mendapat penanganan awal, Rizal kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    Sementara itu, Bripda Aditya dan Bripda Alvin mengalami kecelakaan saat melaksanakan patroli keamanan wilayah. Keduanya mengalami cedera pada bagian kaki serta luka di tangan dan masih menjalani perawatan medis.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Metro Jaya berbincang langsung dengan ketiga personel. Asep juga memberikan dukungan dan semangat kepada mereka agar tetap fokus menjalani proses pemulihan.

    “Fokuslah pada pemulihan dan ikuti semua anjuran tim medis. Kami semua mendoakan serta menunggu rekan-rekan pulih sehat dan bertugas kembali melayani masyarakat,” tuturnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan Polda Metro Jaya terhadap personel yang mengalami cedera saat menjalankan tugas sekaligus memberikan dukungan moril selama menjalani proses pemulihan.