https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77https://www.zeverix.com/iphone-13-masih-layak-dibeli-di-2025-ini-jawaban-lengkapnyaBerita Dunia Online 89001Berita Dunia Online 89002Berita Dunia Online 89003Berita Dunia Online 89004Berita Dunia Online 89005Berita Dunia Online 89006Berita Dunia Online 89007Berita Dunia Online 89008Berita Dunia Online 89009Berita Dunia Online 89010Berita Dunia Online 89011Berita Dunia Online 89012Berita Dunia Online 89013Berita Dunia Online 89014Berita Dunia Online 89015Berita Dunia Online 89016Berita Dunia Online 89017Berita Dunia Online 89018Berita Dunia Online 89019Berita Dunia Online 89020Berita Dunia Online 89021Berita Dunia Online 89022Berita Dunia Online 89023Berita Dunia Online 89024Berita Dunia Online 89025Berita Dunia Online 89026Berita Dunia Online 89027Berita Dunia Online 89028Berita Dunia Online 89029Berita Dunia Online 89030Dunia Digital 79001Dunia Digital 79002Dunia Digital 79003Dunia Digital 79004Dunia Digital 79005Dunia Digital 79006Dunia Digital 79007Dunia Digital 79008Dunia Digital 79009Dunia Digital 79010Dunia Digital 79011Dunia Digital 79012Dunia Digital 79013Dunia Digital 79014Dunia Digital 79015Dunia Digital 79016Dunia Digital 79017Dunia Digital 79018Dunia Digital 79019Dunia Digital 79020Dunia Digital 79021Dunia Digital 79022Dunia Digital 79023Dunia Digital 79024Dunia Digital 79025Dunia Digital 79026Dunia Digital 79027Dunia Digital 79028Dunia Digital 79029Dunia Digital 79030News Dunia Digital 389021News Dunia Digital 389022News Dunia Digital 389023News Dunia Digital 389024News Dunia Digital 389025News Dunia Digital 389026News Dunia Digital 389027News Dunia Digital 389028News Dunia Digital 389029News Dunia Digital 389030News Dunia Digital 389031News Dunia Digital 389032News Dunia Digital 389033News Dunia Digital 389034News Dunia Digital 389035News Dunia Digital 389036News Dunia Digital 389037News Dunia Digital 389038News Dunia Digital 389039News Dunia Digital 389040Daily News Digital 870001Daily News Digital 870002Daily News Digital 870003Daily News Digital 870004Daily News Digital 870005Daily News Digital 870006Daily News Digital 870007Daily News Digital 870008Daily News Digital 870009Daily News Digital 870010Daily News Digital 870011Daily News Digital 870012Daily News Digital 870013Daily News Digital 870014Daily News Digital 870015Daily News Digital 870016Daily News Digital 870017Daily News Digital 870018Daily News Digital 870019Daily News Digital 870020Daily News Digital 870021Daily News Digital 870022Daily News Digital 870023Daily News Digital 870024Daily News Digital 870025Daily News Digital 870026Daily News Digital 870027Daily News Digital 870028Daily News Digital 870029Daily News Digital 870030Fatwah MUI Dunia Digital 630001Fatwah MUI Dunia Digital 630002Fatwah MUI Dunia Digital 630003Fatwah MUI Dunia Digital 630004Fatwah MUI Dunia Digital 630005Fatwah MUI Dunia Digital 630006Fatwah MUI Dunia Digital 630007Fatwah MUI Dunia Digital 630008Fatwah MUI Dunia Digital 630009Fatwah MUI Dunia Digital 630010Fatwah MUI Dunia Digital 630011Fatwah MUI Dunia Digital 630012Fatwah MUI Dunia Digital 630013Fatwah MUI Dunia Digital 630014Fatwah MUI Dunia Digital 630015Fatwah MUI Dunia Digital 630016Fatwah MUI Dunia Digital 630017Fatwah MUI Dunia Digital 630018Fatwah MUI Dunia Digital 630019Fatwah MUI Dunia Digital 630020Fatwah MUI Dunia Digital 630021Fatwah MUI Dunia Digital 630022Fatwah MUI Dunia Digital 630023Fatwah MUI Dunia Digital 630024Fatwah MUI Dunia Digital 630025Fatwah MUI Dunia Digital 630026Fatwah MUI Dunia Digital 630027Fatwah MUI Dunia Digital 630028Fatwah MUI Dunia Digital 630029Fatwah MUI Dunia Digital 630030
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77https://www.zeverix.com/iphone-13-masih-layak-dibeli-di-2025-ini-jawaban-lengkapnyaBerita Dunia Online 89001Berita Dunia Online 89002Berita Dunia Online 89003Berita Dunia Online 89004Berita Dunia Online 89005Berita Dunia Online 89006Berita Dunia Online 89007Berita Dunia Online 89008Berita Dunia Online 89009Berita Dunia Online 89010Berita Dunia Online 89011Berita Dunia Online 89012Berita Dunia Online 89013Berita Dunia Online 89014Berita Dunia Online 89015Berita Dunia Online 89016Berita Dunia Online 89017Berita Dunia Online 89018Berita Dunia Online 89019Berita Dunia Online 89020Berita Dunia Online 89021Berita Dunia Online 89022Berita Dunia Online 89023Berita Dunia Online 89024Berita Dunia Online 89025Berita Dunia Online 89026Berita Dunia Online 89027Berita Dunia Online 89028Berita Dunia Online 89029Berita Dunia Online 89030Dunia Digital 79001Dunia Digital 79002Dunia Digital 79003Dunia Digital 79004Dunia Digital 79005Dunia Digital 79006Dunia Digital 79007Dunia Digital 79008Dunia Digital 79009Dunia Digital 79010Dunia Digital 79011Dunia Digital 79012Dunia Digital 79013Dunia Digital 79014Dunia Digital 79015Dunia Digital 79016Dunia Digital 79017Dunia Digital 79018Dunia Digital 79019Dunia Digital 79020Dunia Digital 79021Dunia Digital 79022Dunia Digital 79023Dunia Digital 79024Dunia Digital 79025Dunia Digital 79026Dunia Digital 79027Dunia Digital 79028Dunia Digital 79029Dunia Digital 79030News Dunia Digital 389021News Dunia Digital 389022News Dunia Digital 389023News Dunia Digital 389024News Dunia Digital 389025News Dunia Digital 389026News Dunia Digital 389027News Dunia Digital 389028News Dunia Digital 389029News Dunia Digital 389030News Dunia Digital 389031News Dunia Digital 389032News Dunia Digital 389033News Dunia Digital 389034News Dunia Digital 389035News Dunia Digital 389036News Dunia Digital 389037News Dunia Digital 389038News Dunia Digital 389039News Dunia Digital 389040Daily News Digital 870001Daily News Digital 870002Daily News Digital 870003Daily News Digital 870004Daily News Digital 870005Daily News Digital 870006Daily News Digital 870007Daily News Digital 870008Daily News Digital 870009Daily News Digital 870010Daily News Digital 870011Daily News Digital 870012Daily News Digital 870013Daily News Digital 870014Daily News Digital 870015Daily News Digital 870016Daily News Digital 870017Daily News Digital 870018Daily News Digital 870019Daily News Digital 870020Daily News Digital 870021Daily News Digital 870022Daily News Digital 870023Daily News Digital 870024Daily News Digital 870025Daily News Digital 870026Daily News Digital 870027Daily News Digital 870028Daily News Digital 870029Daily News Digital 870030Fatwah MUI Dunia Digital 630001Fatwah MUI Dunia Digital 630002Fatwah MUI Dunia Digital 630003Fatwah MUI Dunia Digital 630004Fatwah MUI Dunia Digital 630005Fatwah MUI Dunia Digital 630006Fatwah MUI Dunia Digital 630007Fatwah MUI Dunia Digital 630008Fatwah MUI Dunia Digital 630009Fatwah MUI Dunia Digital 630010Fatwah MUI Dunia Digital 630011Fatwah MUI Dunia Digital 630012Fatwah MUI Dunia Digital 630013Fatwah MUI Dunia Digital 630014Fatwah MUI Dunia Digital 630015Fatwah MUI Dunia Digital 630016Fatwah MUI Dunia Digital 630017Fatwah MUI Dunia Digital 630018Fatwah MUI Dunia Digital 630019Fatwah MUI Dunia Digital 630020Fatwah MUI Dunia Digital 630021Fatwah MUI Dunia Digital 630022Fatwah MUI Dunia Digital 630023Fatwah MUI Dunia Digital 630024Fatwah MUI Dunia Digital 630025Fatwah MUI Dunia Digital 630026Fatwah MUI Dunia Digital 630027Fatwah MUI Dunia Digital 630028Fatwah MUI Dunia Digital 630029Fatwah MUI Dunia Digital 630030

Blog

  • Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

    Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

    Jakarta – Sejak awal dalam kegiatan kepolisian, Polri mengedepankan pendekatan humanis dan prosedural serta mensosialisasikan pelayanan penyampaian aspirasi dimuka umum pada bulan Agustus 2026. Polri menegaskan memandang perlu untuk meluruskan distorsi informasi demi tegaknya keadilan prosedural dan legitimasi hukum.

     

    Polri menegaskan komitmennya bahwa sebagai negara hukum, wajib menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia. Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum.

    “Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko Selasa (1/9).

    Dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Polri telah melakukan langkah-langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta perlindungan dan pelayanan masyarakat, dengan upaya Preemtif, upaya Preventif, dan upaya Penegakan hukum.

    1. Upaya Preemtif : Deteksi dan sosialisasi, edukasi, serta literasi, Partisipasi Masyarakat

    Deteksi Dini & Pencegahan: Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik.

    “Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik,” kata Karo Penmas.

    Kolaborasi Komunitas : Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing.

    “Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Edukasi & Literasi: Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan.

    “Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan,” tuturnya.

    2. Upaya Preventif: Kehadiran Kepolisian dalam Ruang Sosial Masyarakat

    Dimulai Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (turjawali) : Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata.

    “Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata,” kata Karo Penmas.

    Fasilitator Demokrasi yang Humanis : Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan).

    “Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan),” ujarnya.

    3. Upaya Penegakan Hukum: Ultimum Remedium yang Terukur

    Ultimum Remedium: Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik.

    “Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik,” tutur Karo Penmas.

    Legalitas dan Akuntabilitas Mutlak : Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan.

    “Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

    Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama.

    “Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta mengutamakan keselamatan seluruh masyarakat dan tetap berjalannya aktifitas sosial masyarakat lainnya. Diimbau kepada seluruh masyarakat silahkan untuk melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkas Karo Penmas Divhumas Polri.

  • Polri Tegaskan Pendekatan Humanis dan Prosedural dalam Menjaga Aspirasi Publik

    Polri Tegaskan Pendekatan Humanis dan Prosedural dalam Menjaga Aspirasi Publik

    Jakarta – Sejak awal dalam kegiatan kepolisian, Polri mengedepankan pendekatan humanis dan prosedural serta mensosialisasikan pelayanan penyampaian aspirasi dimuka umum pada bulan Agustus 2026. Polri menegaskan memandang perlu untuk meluruskan distorsi informasi demi tegaknya keadilan prosedural dan legitimasi hukum.

     

    Polri menegaskan komitmennya bahwa sebagai negara hukum, wajib menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia. Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum.

    “Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko Selasa (1/9).

    Dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Polri telah melakukan langkah-langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta perlindungan dan pelayanan masyarakat, dengan upaya Preemtif, upaya Preventif, dan upaya Penegakan hukum.

    1. Upaya Preemtif : Deteksi dan sosialisasi, edukasi, serta literasi, Partisipasi Masyarakat

    Deteksi Dini & Pencegahan: Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik.

    “Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik,” kata Karo Penmas.

    Kolaborasi Komunitas : Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing.

    “Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Edukasi & Literasi: Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan.

    “Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan,” tuturnya.

    2. Upaya Preventif: Kehadiran Kepolisian dalam Ruang Sosial Masyarakat

    Dimulai Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (turjawali) : Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata.

    “Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata,” kata Karo Penmas.

    Fasilitator Demokrasi yang Humanis : Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan).

    “Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan),” ujarnya.

    3. Upaya Penegakan Hukum: Ultimum Remedium yang Terukur

    Ultimum Remedium: Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik.

    “Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik,” tutur Karo Penmas.

    Legalitas dan Akuntabilitas Mutlak : Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan.

    “Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

    Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama.

    “Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta mengutamakan keselamatan seluruh masyarakat dan tetap berjalannya aktifitas sosial masyarakat lainnya. Diimbau kepada seluruh masyarakat silahkan untuk melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkas Karo Penmas Divhumas Polri.

  • Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

    Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

    Jakarta – Sejak awal dalam kegiatan kepolisian, Polri mengedepankan pendekatan humanis dan prosedural serta mensosialisasikan pelayanan penyampaian aspirasi dimuka umum pada bulan Agustus 2026. Polri menegaskan memandang perlu untuk meluruskan distorsi informasi demi tegaknya keadilan prosedural dan legitimasi hukum.

     

    Polri menegaskan komitmennya bahwa sebagai negara hukum, wajib menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia. Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum.

    “Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko Selasa (1/9).

    Dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Polri telah melakukan langkah-langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta perlindungan dan pelayanan masyarakat, dengan upaya Preemtif, upaya Preventif, dan upaya Penegakan hukum.

    1. Upaya Preemtif : Deteksi dan sosialisasi, edukasi, serta literasi, Partisipasi Masyarakat

    Deteksi Dini & Pencegahan: Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik.

    “Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik,” kata Karo Penmas.

    Kolaborasi Komunitas : Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing.

    “Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Edukasi & Literasi: Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan.

    “Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan,” tuturnya.

    2. Upaya Preventif: Kehadiran Kepolisian dalam Ruang Sosial Masyarakat

    Dimulai Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (turjawali) : Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata.

    “Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata,” kata Karo Penmas.

    Fasilitator Demokrasi yang Humanis : Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan).

    “Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan),” ujarnya.

    3. Upaya Penegakan Hukum: Ultimum Remedium yang Terukur

    Ultimum Remedium: Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik.

    “Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik,” tutur Karo Penmas.

    Legalitas dan Akuntabilitas Mutlak : Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan.

    “Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

    Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama.

    “Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta mengutamakan keselamatan seluruh masyarakat dan tetap berjalannya aktifitas sosial masyarakat lainnya. Diimbau kepada seluruh masyarakat silahkan untuk melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkas Karo Penmas Divhumas Polri.

  • Penegasan Tugas Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

    Penegasan Tugas Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

    Jakarta – Sejak awal dalam kegiatan kepolisian, Polri mengedepankan pendekatan humanis dan prosedural serta mensosialisasikan pelayanan penyampaian aspirasi dimuka umum pada bulan Agustus 2026. Polri menegaskan memandang perlu untuk meluruskan distorsi informasi demi tegaknya keadilan prosedural dan legitimasi hukum.

     

    Polri menegaskan komitmennya bahwa sebagai negara hukum, wajib menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia. Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum.

    “Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko Selasa (1/9).

    Dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Polri telah melakukan langkah-langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta perlindungan dan pelayanan masyarakat, dengan upaya Preemtif, upaya Preventif, dan upaya Penegakan hukum.

    1. Upaya Preemtif : Deteksi dan sosialisasi, edukasi, serta literasi, Partisipasi Masyarakat

    Deteksi Dini & Pencegahan: Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik.

    “Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik,” kata Karo Penmas.

    Kolaborasi Komunitas : Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing.

    “Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Edukasi & Literasi: Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan.

    “Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan,” tuturnya.

    2. Upaya Preventif: Kehadiran Kepolisian dalam Ruang Sosial Masyarakat

    Dimulai Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (turjawali) : Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata.

    “Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata,” kata Karo Penmas.

    Fasilitator Demokrasi yang Humanis : Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan).

    “Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan),” ujarnya.

    3. Upaya Penegakan Hukum: Ultimum Remedium yang Terukur

    Ultimum Remedium: Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik.

    “Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik,” tutur Karo Penmas.

    Legalitas dan Akuntabilitas Mutlak : Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan.

    “Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

    Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama.

    “Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta mengutamakan keselamatan seluruh masyarakat dan tetap berjalannya aktifitas sosial masyarakat lainnya. Diimbau kepada seluruh masyarakat silahkan untuk melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkas Karo Penmas Divhumas Polri.

  • Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

    Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi

    Jakarta – Sejak awal dalam kegiatan kepolisian, Polri mengedepankan pendekatan humanis dan prosedural serta mensosialisasikan pelayanan penyampaian aspirasi dimuka umum pada bulan Agustus 2026. Polri menegaskan memandang perlu untuk meluruskan distorsi informasi demi tegaknya keadilan prosedural dan legitimasi hukum.

     

    Polri menegaskan komitmennya bahwa sebagai negara hukum, wajib menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia. Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum.

    “Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko Selasa (1/9).

    Dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Polri telah melakukan langkah-langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta perlindungan dan pelayanan masyarakat, dengan upaya Preemtif, upaya Preventif, dan upaya Penegakan hukum.

    1. Upaya Preemtif : Deteksi dan sosialisasi, edukasi, serta literasi, Partisipasi Masyarakat

    Deteksi Dini & Pencegahan: Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik.

    “Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik,” kata Karo Penmas.

    Kolaborasi Komunitas : Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing.

    “Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Edukasi & Literasi: Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan.

    “Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan,” tuturnya.

    2. Upaya Preventif: Kehadiran Kepolisian dalam Ruang Sosial Masyarakat

    Dimulai Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (turjawali) : Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata.

    “Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata,” kata Karo Penmas.

    Fasilitator Demokrasi yang Humanis : Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan).

    “Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan),” ujarnya.

    3. Upaya Penegakan Hukum: Ultimum Remedium yang Terukur

    Ultimum Remedium: Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik.

    “Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik,” tutur Karo Penmas.

    Legalitas dan Akuntabilitas Mutlak : Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan.

    “Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

    Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama.

    “Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta mengutamakan keselamatan seluruh masyarakat dan tetap berjalannya aktifitas sosial masyarakat lainnya. Diimbau kepada seluruh masyarakat silahkan untuk melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkas Karo Penmas Divhumas Polri.

  • Profil Kombes Pol Andi Oddang, Akpol 2003, Resmi Jabat Kapolres Metro Bekasi

    Profil Kombes Pol Andi Oddang, Akpol 2003, Resmi Jabat Kapolres Metro Bekasi

    Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo menggantikan Kombes Pol Sumarni yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

    Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo menggantikan Kombes Pol Sumarni yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

    Mutasi Kapolres Metro Bekasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026.

    Rotasi, mutasi dan promosi bersama 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri, Senin (31/8/2026).

    Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003. Kombes Pol Sumarni merupakan lulusan Sepa PK tahun 1996. Ia menjabat Kapolres Metro Bekasi sejak Januari 2026.

    Andi Oddang Riuh Hutomo pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi 2021.

    Dengan demikian Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo kembali ke Bekasi. Prestasi menonjol Kombes Pol. Andi Oddang Riuh Hutomo sebagian besar dicatatkan di bidang pemberantasan narkotika, khususnya saat beliau menjabat sebagai Kasubdit 3 dan Kasubdit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya.

    Salah satunya Pembongkaran Jaringan Narkoba Irjen Teddy Minahasa. Kombes Pol. Andi Oddang terlibat langsung dalam penanganan dan pengembangan penyidikan kasus peredaran narkotika yang mendapat perhatian nasional.

    Ia memimpin proses krusial seperti rekonstruksi transaksi narkoba yang melibatkan bandar besar Kampung Bahari, Alex Bonpis, serta perantara bernama Janto, yang menjadi salah satu mata rantai utama dalam pusaran kasus tersebut.

    Saat bertugas di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, ia dan timnya sukses membongkar industri rumahan (home industry) pembuatan sabu dengan modus baru berupa liquid vape (rokok elektrik) di Jakarta Barat.

    Kasus ini merupakan penindakan skala besar karena bahan bakunya didatangkan langsung dari jaringan narkotika internasional asal Iran.

    Berkat konsistensi, rekam jejak yang bersih, serta keberhasilannya di bidang reserse dan pemberantasan narkoba, beliau mendapatkan kenaikan pangkat reguler menjadi Komisaris Besar Polisi saat bertugas di Bareskrim Polri.

    Kariernya yang cemerlang ini mengantarkannya langsung pada promosi strategis dari Kapolri untuk sebagai Kapolres Metro Bekasi pada akhir Agustus 2026.

    Riwayat Pendidikan

    Akademi Kepolisian (Akpol) Lulus pada tahun 2003 Batalyon Tatag Trawang Tungga.

    Gelar akademik

    Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK)

    Magister Hukum (M.H.)

    Riwayat Jabatan

    Kabagbinopsnal Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya sebelum 2021

    Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi 2021

    Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya 2022-2023.

    Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya 2023

    Pamen Bareskrim Polri 2024-2026

    Kapolres Metro Bekasi  (Akhir Agustus 2026 – Sekarang

     

  • Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 (Foto: Rio Roma Dhoni)
    Jakarta – Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 untuk kategori Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya.
    Polda Sumsel meraih penghargaan tersebut atas program-program yang telah dijalankan untuk menjaga keamanan kamtibmas, serta mendukung ketahanan energi di wilayah Sumsel.

    Penghargaan itu diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho saat di acara detikSumatera Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Transmedia Latif Handoko.

    Sebagai informasi, detikSumatera Awards 2026 turut digagas detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom untuk wilayah Pulau Sumatera. Acara ini disiarkan langsung melalui platform resmi detikcom, detikSumut dan detikSumbagsel.

    Ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi bagi para tokoh, institusi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga korporasi swasta yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan Sumatera.

    ADVERTISEMENT
    Ada sejumlah kategori yang disiapkan dalam detikSumatera Awards, seperti Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Program Bisnis Terpuji, dan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan.

    Selain empat kategori tersebut, penilaian juga mencakup berbagai sektor strategis seperti infrastruktur, digitalisasi, pendidikan, kebudayaan, dan lainnya.

    Perlu diketahui Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus berkomitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan. Sejumlah program strategis berbasis kemitraan masyarakat dan pengamanan preventif sudah dijalankan.

    Di antaranya seperti program SAROMA (Sambang Ronda Malam) sistem pengamanan swakarsa (Satkamling), Kemudian SULING (Subuh Keliling atau Safari Subuh) dan Jumat Curhat & Kedai “DEKAT”. Beberapa program ini berfokus pada pendekatan kepada masyarakat demi menjaga keamanan kamtibmas melalui cara yang humanis.

    Selain itu, Polda Sumsel juga memiliki beberapa program dan kolaborasi khusus yang menempatkan komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis dalam menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas di wilayah Sumsel.

    Di antaranya Fasilitas Kedai ADO Presisi (Pusat Fasilitas Ojol) Peresmian Kedai ADO Presisi, serta puluhan Kedai Kamtibmas di Polres jajaran, yang difungsikan sebagai rumah singgah, ruang berkumpul komunitas, stan layanan kepolisian, hingga tempat servis/steam motor untuk pengemudi ojol. Tempat ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog edukasi Kamtibmas.

    Kemudian Gerakan Community Policing & Deklarasi “Nyago Bumi Sriwijaya” di mana para pengemudi ojol dirangkul sebagai “mata dan telinga” kepolisian di jalanan. Melalui apel dan deklarasi bersama, para ojol dibekali akses pelaporan cepat (seperti call center 110/aplikasi darurat) untuk segera merespons dan melaporkan potensi tindak kejahatan jalanan, kecelakaan, atau gangguan keamanan.

    “Nyago Bumi Sriwijaya” (atau Jago Bumi Sriwijaya) adalah salah satu program atau gerakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang diinisiasi oleh Polda Sumsel di bawah kepemimpinan Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho dan saat deklarasi di Palembang juga dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    “Kita tidak membutuhkan seorang pahlawan tunggal Superman seperti yang ada di televisi, melainkan membutuhkan sebuah Super Team yang dibangun dari seluruh komponen yang ada. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga hanya melalui kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat kita mampu menciptakan situasi,” kata Kapolda Sumsel.

  • Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 (Foto: Rio Roma Dhoni)
    Jakarta – Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 untuk kategori Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya.
    Polda Sumsel meraih penghargaan tersebut atas program-program yang telah dijalankan untuk menjaga keamanan kamtibmas, serta mendukung ketahanan energi di wilayah Sumsel.

    Penghargaan itu diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho saat di acara detikSumatera Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Transmedia Latif Handoko.

    Sebagai informasi, detikSumatera Awards 2026 turut digagas detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom untuk wilayah Pulau Sumatera. Acara ini disiarkan langsung melalui platform resmi detikcom, detikSumut dan detikSumbagsel.

    Ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi bagi para tokoh, institusi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga korporasi swasta yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan Sumatera.

    ADVERTISEMENT
    Ada sejumlah kategori yang disiapkan dalam detikSumatera Awards, seperti Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Program Bisnis Terpuji, dan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan.

    Selain empat kategori tersebut, penilaian juga mencakup berbagai sektor strategis seperti infrastruktur, digitalisasi, pendidikan, kebudayaan, dan lainnya.

    Perlu diketahui Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus berkomitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan. Sejumlah program strategis berbasis kemitraan masyarakat dan pengamanan preventif sudah dijalankan.

    Di antaranya seperti program SAROMA (Sambang Ronda Malam) sistem pengamanan swakarsa (Satkamling), Kemudian SULING (Subuh Keliling atau Safari Subuh) dan Jumat Curhat & Kedai “DEKAT”. Beberapa program ini berfokus pada pendekatan kepada masyarakat demi menjaga keamanan kamtibmas melalui cara yang humanis.

    Selain itu, Polda Sumsel juga memiliki beberapa program dan kolaborasi khusus yang menempatkan komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis dalam menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas di wilayah Sumsel.

    Di antaranya Fasilitas Kedai ADO Presisi (Pusat Fasilitas Ojol) Peresmian Kedai ADO Presisi, serta puluhan Kedai Kamtibmas di Polres jajaran, yang difungsikan sebagai rumah singgah, ruang berkumpul komunitas, stan layanan kepolisian, hingga tempat servis/steam motor untuk pengemudi ojol. Tempat ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog edukasi Kamtibmas.

    Kemudian Gerakan Community Policing & Deklarasi “Nyago Bumi Sriwijaya” di mana para pengemudi ojol dirangkul sebagai “mata dan telinga” kepolisian di jalanan. Melalui apel dan deklarasi bersama, para ojol dibekali akses pelaporan cepat (seperti call center 110/aplikasi darurat) untuk segera merespons dan melaporkan potensi tindak kejahatan jalanan, kecelakaan, atau gangguan keamanan.

    “Nyago Bumi Sriwijaya” (atau Jago Bumi Sriwijaya) adalah salah satu program atau gerakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang diinisiasi oleh Polda Sumsel di bawah kepemimpinan Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho dan saat deklarasi di Palembang juga dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    “Kita tidak membutuhkan seorang pahlawan tunggal Superman seperti yang ada di televisi, melainkan membutuhkan sebuah Super Team yang dibangun dari seluruh komponen yang ada. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga hanya melalui kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat kita mampu menciptakan situasi,” kata Kapolda Sumsel.

  • Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 (Foto: Rio Roma Dhoni)
    Jakarta – Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 untuk kategori Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya.
    Polda Sumsel meraih penghargaan tersebut atas program-program yang telah dijalankan untuk menjaga keamanan kamtibmas, serta mendukung ketahanan energi di wilayah Sumsel.

    Penghargaan itu diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho saat di acara detikSumatera Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Transmedia Latif Handoko.

    Sebagai informasi, detikSumatera Awards 2026 turut digagas detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom untuk wilayah Pulau Sumatera. Acara ini disiarkan langsung melalui platform resmi detikcom, detikSumut dan detikSumbagsel.

    Ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi bagi para tokoh, institusi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga korporasi swasta yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan Sumatera.

    ADVERTISEMENT
    Ada sejumlah kategori yang disiapkan dalam detikSumatera Awards, seperti Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Program Bisnis Terpuji, dan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan.

    Selain empat kategori tersebut, penilaian juga mencakup berbagai sektor strategis seperti infrastruktur, digitalisasi, pendidikan, kebudayaan, dan lainnya.

    Perlu diketahui Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus berkomitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan. Sejumlah program strategis berbasis kemitraan masyarakat dan pengamanan preventif sudah dijalankan.

    Di antaranya seperti program SAROMA (Sambang Ronda Malam) sistem pengamanan swakarsa (Satkamling), Kemudian SULING (Subuh Keliling atau Safari Subuh) dan Jumat Curhat & Kedai “DEKAT”. Beberapa program ini berfokus pada pendekatan kepada masyarakat demi menjaga keamanan kamtibmas melalui cara yang humanis.

    Selain itu, Polda Sumsel juga memiliki beberapa program dan kolaborasi khusus yang menempatkan komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis dalam menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas di wilayah Sumsel.

    Di antaranya Fasilitas Kedai ADO Presisi (Pusat Fasilitas Ojol) Peresmian Kedai ADO Presisi, serta puluhan Kedai Kamtibmas di Polres jajaran, yang difungsikan sebagai rumah singgah, ruang berkumpul komunitas, stan layanan kepolisian, hingga tempat servis/steam motor untuk pengemudi ojol. Tempat ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog edukasi Kamtibmas.

    Kemudian Gerakan Community Policing & Deklarasi “Nyago Bumi Sriwijaya” di mana para pengemudi ojol dirangkul sebagai “mata dan telinga” kepolisian di jalanan. Melalui apel dan deklarasi bersama, para ojol dibekali akses pelaporan cepat (seperti call center 110/aplikasi darurat) untuk segera merespons dan melaporkan potensi tindak kejahatan jalanan, kecelakaan, atau gangguan keamanan.

    “Nyago Bumi Sriwijaya” (atau Jago Bumi Sriwijaya) adalah salah satu program atau gerakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang diinisiasi oleh Polda Sumsel di bawah kepemimpinan Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho dan saat deklarasi di Palembang juga dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    “Kita tidak membutuhkan seorang pahlawan tunggal Superman seperti yang ada di televisi, melainkan membutuhkan sebuah Super Team yang dibangun dari seluruh komponen yang ada. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga hanya melalui kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat kita mampu menciptakan situasi,” kata Kapolda Sumsel.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Raih detikSumatera Awards Kategori Keamanan-Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Raih detikSumatera Awards Kategori Keamanan-Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 (Foto: Rio Roma Dhoni)
    Jakarta – Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 untuk kategori Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya.
    Polda Sumsel meraih penghargaan tersebut atas program-program yang telah dijalankan untuk menjaga keamanan kamtibmas, serta mendukung ketahanan energi di wilayah Sumsel.

    Penghargaan itu diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho saat di acara detikSumatera Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Transmedia Latif Handoko.

    Sebagai informasi, detikSumatera Awards 2026 turut digagas detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom untuk wilayah Pulau Sumatera. Acara ini disiarkan langsung melalui platform resmi detikcom, detikSumut dan detikSumbagsel.

    Ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi bagi para tokoh, institusi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga korporasi swasta yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan Sumatera.

    ADVERTISEMENT
    Ada sejumlah kategori yang disiapkan dalam detikSumatera Awards, seperti Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Program Bisnis Terpuji, dan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan.

    Selain empat kategori tersebut, penilaian juga mencakup berbagai sektor strategis seperti infrastruktur, digitalisasi, pendidikan, kebudayaan, dan lainnya.

    Perlu diketahui Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus berkomitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan. Sejumlah program strategis berbasis kemitraan masyarakat dan pengamanan preventif sudah dijalankan.

    Di antaranya seperti program SAROMA (Sambang Ronda Malam) sistem pengamanan swakarsa (Satkamling), Kemudian SULING (Subuh Keliling atau Safari Subuh) dan Jumat Curhat & Kedai “DEKAT”. Beberapa program ini berfokus pada pendekatan kepada masyarakat demi menjaga keamanan kamtibmas melalui cara yang humanis.

    Selain itu, Polda Sumsel juga memiliki beberapa program dan kolaborasi khusus yang menempatkan komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis dalam menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas di wilayah Sumsel.

    Di antaranya Fasilitas Kedai ADO Presisi (Pusat Fasilitas Ojol) Peresmian Kedai ADO Presisi, serta puluhan Kedai Kamtibmas di Polres jajaran, yang difungsikan sebagai rumah singgah, ruang berkumpul komunitas, stan layanan kepolisian, hingga tempat servis/steam motor untuk pengemudi ojol. Tempat ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog edukasi Kamtibmas.

    Kemudian Gerakan Community Policing & Deklarasi “Nyago Bumi Sriwijaya” di mana para pengemudi ojol dirangkul sebagai “mata dan telinga” kepolisian di jalanan. Melalui apel dan deklarasi bersama, para ojol dibekali akses pelaporan cepat (seperti call center 110/aplikasi darurat) untuk segera merespons dan melaporkan potensi tindak kejahatan jalanan, kecelakaan, atau gangguan keamanan.

    “Nyago Bumi Sriwijaya” (atau Jago Bumi Sriwijaya) adalah salah satu program atau gerakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang diinisiasi oleh Polda Sumsel di bawah kepemimpinan Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho dan saat deklarasi di Palembang juga dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    “Kita tidak membutuhkan seorang pahlawan tunggal Superman seperti yang ada di televisi, melainkan membutuhkan sebuah Super Team yang dibangun dari seluruh komponen yang ada. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga hanya melalui kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat kita mampu menciptakan situasi,” kata Kapolda Sumsel.