https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77https://www.zeverix.com/iphone-13-masih-layak-dibeli-di-2025-ini-jawaban-lengkapnyaBerita Dunia Online 89001Berita Dunia Online 89002Berita Dunia Online 89003Berita Dunia Online 89004Berita Dunia Online 89005Berita Dunia Online 89006Berita Dunia Online 89007Berita Dunia Online 89008Berita Dunia Online 89009Berita Dunia Online 89010Berita Dunia Online 89011Berita Dunia Online 89012Berita Dunia Online 89013Berita Dunia Online 89014Berita Dunia Online 89015Berita Dunia Online 89016Berita Dunia Online 89017Berita Dunia Online 89018Berita Dunia Online 89019Berita Dunia Online 89020Berita Dunia Online 89021Berita Dunia Online 89022Berita Dunia Online 89023Berita Dunia Online 89024Berita Dunia Online 89025Berita Dunia Online 89026Berita Dunia Online 89027Berita Dunia Online 89028Berita Dunia Online 89029Berita Dunia Online 89030Dunia Digital 79001Dunia Digital 79002Dunia Digital 79003Dunia Digital 79004Dunia Digital 79005Dunia Digital 79006Dunia Digital 79007Dunia Digital 79008Dunia Digital 79009Dunia Digital 79010Dunia Digital 79011Dunia Digital 79012Dunia Digital 79013Dunia Digital 79014Dunia Digital 79015Dunia Digital 79016Dunia Digital 79017Dunia Digital 79018Dunia Digital 79019Dunia Digital 79020Dunia Digital 79021Dunia Digital 79022Dunia Digital 79023Dunia Digital 79024Dunia Digital 79025Dunia Digital 79026Dunia Digital 79027Dunia Digital 79028Dunia Digital 79029Dunia Digital 79030News Dunia Digital 389021News Dunia Digital 389022News Dunia Digital 389023News Dunia Digital 389024News Dunia Digital 389025News Dunia Digital 389026News Dunia Digital 389027News Dunia Digital 389028News Dunia Digital 389029News Dunia Digital 389030News Dunia Digital 389031News Dunia Digital 389032News Dunia Digital 389033News Dunia Digital 389034News Dunia Digital 389035News Dunia Digital 389036News Dunia Digital 389037News Dunia Digital 389038News Dunia Digital 389039News Dunia Digital 389040Daily News Digital 870001Daily News Digital 870002Daily News Digital 870003Daily News Digital 870004Daily News Digital 870005Daily News Digital 870006Daily News Digital 870007Daily News Digital 870008Daily News Digital 870009Daily News Digital 870010Daily News Digital 870011Daily News Digital 870012Daily News Digital 870013Daily News Digital 870014Daily News Digital 870015Daily News Digital 870016Daily News Digital 870017Daily News Digital 870018Daily News Digital 870019Daily News Digital 870020Daily News Digital 870021Daily News Digital 870022Daily News Digital 870023Daily News Digital 870024Daily News Digital 870025Daily News Digital 870026Daily News Digital 870027Daily News Digital 870028Daily News Digital 870029Daily News Digital 870030Fatwah MUI Dunia Digital 630001Fatwah MUI Dunia Digital 630002Fatwah MUI Dunia Digital 630003Fatwah MUI Dunia Digital 630004Fatwah MUI Dunia Digital 630005Fatwah MUI Dunia Digital 630006Fatwah MUI Dunia Digital 630007Fatwah MUI Dunia Digital 630008Fatwah MUI Dunia Digital 630009Fatwah MUI Dunia Digital 630010Fatwah MUI Dunia Digital 630011Fatwah MUI Dunia Digital 630012Fatwah MUI Dunia Digital 630013Fatwah MUI Dunia Digital 630014Fatwah MUI Dunia Digital 630015Fatwah MUI Dunia Digital 630016Fatwah MUI Dunia Digital 630017Fatwah MUI Dunia Digital 630018Fatwah MUI Dunia Digital 630019Fatwah MUI Dunia Digital 630020Fatwah MUI Dunia Digital 630021Fatwah MUI Dunia Digital 630022Fatwah MUI Dunia Digital 630023Fatwah MUI Dunia Digital 630024Fatwah MUI Dunia Digital 630025Fatwah MUI Dunia Digital 630026Fatwah MUI Dunia Digital 630027Fatwah MUI Dunia Digital 630028Fatwah MUI Dunia Digital 630029Fatwah MUI Dunia Digital 630030
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77https://www.zeverix.com/iphone-13-masih-layak-dibeli-di-2025-ini-jawaban-lengkapnyaBerita Dunia Online 89001Berita Dunia Online 89002Berita Dunia Online 89003Berita Dunia Online 89004Berita Dunia Online 89005Berita Dunia Online 89006Berita Dunia Online 89007Berita Dunia Online 89008Berita Dunia Online 89009Berita Dunia Online 89010Berita Dunia Online 89011Berita Dunia Online 89012Berita Dunia Online 89013Berita Dunia Online 89014Berita Dunia Online 89015Berita Dunia Online 89016Berita Dunia Online 89017Berita Dunia Online 89018Berita Dunia Online 89019Berita Dunia Online 89020Berita Dunia Online 89021Berita Dunia Online 89022Berita Dunia Online 89023Berita Dunia Online 89024Berita Dunia Online 89025Berita Dunia Online 89026Berita Dunia Online 89027Berita Dunia Online 89028Berita Dunia Online 89029Berita Dunia Online 89030Dunia Digital 79001Dunia Digital 79002Dunia Digital 79003Dunia Digital 79004Dunia Digital 79005Dunia Digital 79006Dunia Digital 79007Dunia Digital 79008Dunia Digital 79009Dunia Digital 79010Dunia Digital 79011Dunia Digital 79012Dunia Digital 79013Dunia Digital 79014Dunia Digital 79015Dunia Digital 79016Dunia Digital 79017Dunia Digital 79018Dunia Digital 79019Dunia Digital 79020Dunia Digital 79021Dunia Digital 79022Dunia Digital 79023Dunia Digital 79024Dunia Digital 79025Dunia Digital 79026Dunia Digital 79027Dunia Digital 79028Dunia Digital 79029Dunia Digital 79030News Dunia Digital 389021News Dunia Digital 389022News Dunia Digital 389023News Dunia Digital 389024News Dunia Digital 389025News Dunia Digital 389026News Dunia Digital 389027News Dunia Digital 389028News Dunia Digital 389029News Dunia Digital 389030News Dunia Digital 389031News Dunia Digital 389032News Dunia Digital 389033News Dunia Digital 389034News Dunia Digital 389035News Dunia Digital 389036News Dunia Digital 389037News Dunia Digital 389038News Dunia Digital 389039News Dunia Digital 389040Daily News Digital 870001Daily News Digital 870002Daily News Digital 870003Daily News Digital 870004Daily News Digital 870005Daily News Digital 870006Daily News Digital 870007Daily News Digital 870008Daily News Digital 870009Daily News Digital 870010Daily News Digital 870011Daily News Digital 870012Daily News Digital 870013Daily News Digital 870014Daily News Digital 870015Daily News Digital 870016Daily News Digital 870017Daily News Digital 870018Daily News Digital 870019Daily News Digital 870020Daily News Digital 870021Daily News Digital 870022Daily News Digital 870023Daily News Digital 870024Daily News Digital 870025Daily News Digital 870026Daily News Digital 870027Daily News Digital 870028Daily News Digital 870029Daily News Digital 870030Fatwah MUI Dunia Digital 630001Fatwah MUI Dunia Digital 630002Fatwah MUI Dunia Digital 630003Fatwah MUI Dunia Digital 630004Fatwah MUI Dunia Digital 630005Fatwah MUI Dunia Digital 630006Fatwah MUI Dunia Digital 630007Fatwah MUI Dunia Digital 630008Fatwah MUI Dunia Digital 630009Fatwah MUI Dunia Digital 630010Fatwah MUI Dunia Digital 630011Fatwah MUI Dunia Digital 630012Fatwah MUI Dunia Digital 630013Fatwah MUI Dunia Digital 630014Fatwah MUI Dunia Digital 630015Fatwah MUI Dunia Digital 630016Fatwah MUI Dunia Digital 630017Fatwah MUI Dunia Digital 630018Fatwah MUI Dunia Digital 630019Fatwah MUI Dunia Digital 630020Fatwah MUI Dunia Digital 630021Fatwah MUI Dunia Digital 630022Fatwah MUI Dunia Digital 630023Fatwah MUI Dunia Digital 630024Fatwah MUI Dunia Digital 630025Fatwah MUI Dunia Digital 630026Fatwah MUI Dunia Digital 630027Fatwah MUI Dunia Digital 630028Fatwah MUI Dunia Digital 630029Fatwah MUI Dunia Digital 630030

Blog

  • Ditpolairud Polda Sulut Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Bersama Masyarakat Bitung

    Ditpolairud Polda Sulut Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Bersama Masyarakat Bitung

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock
    Sumber: dokumentasi istimewa

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. Semangat tersebut turut diwujudkan oleh Ditpolairud Polda Sulawesi Utara melalui kegiatan peringatan Maulid Nabi bersama masyarakat dan anak-anak yatim di Kota Bitung.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kehadiran personel kepolisian bersama masyarakat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan yang baik sekaligus menciptakan ruang silaturahmi yang hangat.

    Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW, seperti kepedulian, kasih sayang, sikap saling menghormati, serta semangat membantu sesama.

    Keterlibatan anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memberikan pengalaman positif sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

    Melalui kegiatan seperti ini, Ditpolairud Polda Sulut terus mendorong terbangunnya komunikasi yang dekat dengan masyarakat. Pendekatan melalui kegiatan sosial dan keagamaan menjadi salah satu cara untuk menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan masyarakat.

    Momentum Maulid Nabi juga dapat menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

    Dengan semangat kebersamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta saling peduli.

  • Ditpolairud Polda Sulut Peringati Maulid Nabi Bersama Masyarakat Bitung

    Ditpolairud Polda Sulut Peringati Maulid Nabi Bersama Masyarakat Bitung

    28 Agustus 2026, 20:50 WIB
    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock
    Sumber: dokumentasi istimewa

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. Semangat tersebut turut diwujudkan oleh Ditpolairud Polda Sulawesi Utara melalui kegiatan peringatan Maulid Nabi bersama masyarakat dan anak-anak yatim di Kota Bitung.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kehadiran personel kepolisian bersama masyarakat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan yang baik sekaligus menciptakan ruang silaturahmi yang hangat.

    Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW, seperti kepedulian, kasih sayang, sikap saling menghormati, serta semangat membantu sesama.

    Keterlibatan anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memberikan pengalaman positif sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

    Melalui kegiatan seperti ini, Ditpolairud Polda Sulut terus mendorong terbangunnya komunikasi yang dekat dengan masyarakat. Pendekatan melalui kegiatan sosial dan keagamaan menjadi salah satu cara untuk menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan masyarakat.

    Momentum Maulid Nabi juga dapat menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

    Dengan semangat kebersamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta saling peduli.

  • Ditpolairud Polda Sulut Peringati Maulid Nabi Bersama Masyarakat Bitung

    Ditpolairud Polda Sulut Peringati Maulid Nabi Bersama Masyarakat Bitung

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock
    Sumber: dokumentasi istimewa

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. Semangat tersebut turut diwujudkan oleh Ditpolairud Polda Sulawesi Utara melalui kegiatan peringatan Maulid Nabi bersama masyarakat dan anak-anak yatim di Kota Bitung.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kehadiran personel kepolisian bersama masyarakat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan yang baik sekaligus menciptakan ruang silaturahmi yang hangat.

    Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW, seperti kepedulian, kasih sayang, sikap saling menghormati, serta semangat membantu sesama.

    Keterlibatan anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memberikan pengalaman positif sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

    Melalui kegiatan seperti ini, Ditpolairud Polda Sulut terus mendorong terbangunnya komunikasi yang dekat dengan masyarakat. Pendekatan melalui kegiatan sosial dan keagamaan menjadi salah satu cara untuk menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan masyarakat.

    Momentum Maulid Nabi juga dapat menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

    Dengan semangat kebersamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta saling peduli.

  • Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

    Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

     

    image-small

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyebut perusakan fasilitas umum dan pembakaran pagar Gedung DPR/MPR RI saat aksi unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (27/08/2026) malam,dilakukan oleh kelompok yang sengaja membuat kericuhan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, aksi tersebut tidak lagi berkaitan dengan penyampaian aspirasi. Menurut dia, sebagian massa yang datang setelah aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) justru melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Itu adalah ulah kelompok perusuh atau pengganggu kamtibmas,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

    Budi menjelaskan, kegiatan penyampaian aspirasi AMPB sebenarnya telah selesai sejak siang hingga sore hari. Massa juga telah membubarkan diri secara tertib setelah bertemu dengan pimpinan DPR.

    Namun, setelah itu muncul massa susulan yang datang dan menduduki gerbang Gedung DPR/MPR RI. Situasi kemudian meningkat hingga terjadi aksi perusakan dan pembakaran pagar.

    Melihat situasi yang semakin tidak kondusif dan waktu yang telah memasuki malam hari, Polri mengambil langkah penanganan secara bertahap.

    Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum serta kepentingan masyarakat yang tetap harus beraktivitas dengan aman.

    “Setelah melihat eskalasi dan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang sudah memasuki malam hari, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta untuk menjamin aktivitas masyarakat umum tidak dirugikan, Polri mengambil langkah pendekatan secara bertahap,” jelasnya.

    Budi menegaskan, perusakan fasilitas umum sangat merugikan masyarakat. Sebab, fasilitas yang rusak dapat mengganggu pelayanan dan aktivitas warga.

    “Tindakan perusakan tentunya dapat merusak ketertiban dan keteraturan sosial. Hal ini sangat merugikan karena ketika fasilitas umum dirusak, pada akhirnya dapat menyebabkan terganggunya pelayanan kepada masyarakat umum,” katanya.

    Polisi juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga situasi aman dan kondusif selama aksi berlangsung.

    Budi meminta masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi demonstrasi untuk kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

    “Kami mengimbau masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi untuk dapat kembali ke rumah masing-masing, berkumpul bersama keluarga yang telah menunggu dan kembali beraktivitas dengan nyaman,” tuturnya.

  • Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

    Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

     

    image-small

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyebut perusakan fasilitas umum dan pembakaran pagar Gedung DPR/MPR RI saat aksi unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (27/08/2026) malam,dilakukan oleh kelompok yang sengaja membuat kericuhan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, aksi tersebut tidak lagi berkaitan dengan penyampaian aspirasi. Menurut dia, sebagian massa yang datang setelah aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) justru melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Itu adalah ulah kelompok perusuh atau pengganggu kamtibmas,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

    Budi menjelaskan, kegiatan penyampaian aspirasi AMPB sebenarnya telah selesai sejak siang hingga sore hari. Massa juga telah membubarkan diri secara tertib setelah bertemu dengan pimpinan DPR.

    Namun, setelah itu muncul massa susulan yang datang dan menduduki gerbang Gedung DPR/MPR RI. Situasi kemudian meningkat hingga terjadi aksi perusakan dan pembakaran pagar.

    Melihat situasi yang semakin tidak kondusif dan waktu yang telah memasuki malam hari, Polri mengambil langkah penanganan secara bertahap.

    Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum serta kepentingan masyarakat yang tetap harus beraktivitas dengan aman.

    “Setelah melihat eskalasi dan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang sudah memasuki malam hari, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta untuk menjamin aktivitas masyarakat umum tidak dirugikan, Polri mengambil langkah pendekatan secara bertahap,” jelasnya.

    Budi menegaskan, perusakan fasilitas umum sangat merugikan masyarakat. Sebab, fasilitas yang rusak dapat mengganggu pelayanan dan aktivitas warga.

    “Tindakan perusakan tentunya dapat merusak ketertiban dan keteraturan sosial. Hal ini sangat merugikan karena ketika fasilitas umum dirusak, pada akhirnya dapat menyebabkan terganggunya pelayanan kepada masyarakat umum,” katanya.

    Polisi juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga situasi aman dan kondusif selama aksi berlangsung.

    Budi meminta masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi demonstrasi untuk kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

    “Kami mengimbau masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi untuk dapat kembali ke rumah masing-masing, berkumpul bersama keluarga yang telah menunggu dan kembali beraktivitas dengan nyaman,” tuturnya.

  • Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

    Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

     

    image-small

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyebut perusakan fasilitas umum dan pembakaran pagar Gedung DPR/MPR RI saat aksi unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (27/08/2026) malam,dilakukan oleh kelompok yang sengaja membuat kericuhan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, aksi tersebut tidak lagi berkaitan dengan penyampaian aspirasi. Menurut dia, sebagian massa yang datang setelah aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) justru melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Itu adalah ulah kelompok perusuh atau pengganggu kamtibmas,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

    Budi menjelaskan, kegiatan penyampaian aspirasi AMPB sebenarnya telah selesai sejak siang hingga sore hari. Massa juga telah membubarkan diri secara tertib setelah bertemu dengan pimpinan DPR.

    Namun, setelah itu muncul massa susulan yang datang dan menduduki gerbang Gedung DPR/MPR RI. Situasi kemudian meningkat hingga terjadi aksi perusakan dan pembakaran pagar.

    Melihat situasi yang semakin tidak kondusif dan waktu yang telah memasuki malam hari, Polri mengambil langkah penanganan secara bertahap.

    Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum serta kepentingan masyarakat yang tetap harus beraktivitas dengan aman.

    “Setelah melihat eskalasi dan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang sudah memasuki malam hari, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta untuk menjamin aktivitas masyarakat umum tidak dirugikan, Polri mengambil langkah pendekatan secara bertahap,” jelasnya.

    Budi menegaskan, perusakan fasilitas umum sangat merugikan masyarakat. Sebab, fasilitas yang rusak dapat mengganggu pelayanan dan aktivitas warga.

    “Tindakan perusakan tentunya dapat merusak ketertiban dan keteraturan sosial. Hal ini sangat merugikan karena ketika fasilitas umum dirusak, pada akhirnya dapat menyebabkan terganggunya pelayanan kepada masyarakat umum,” katanya.

    Polisi juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga situasi aman dan kondusif selama aksi berlangsung.

    Budi meminta masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi demonstrasi untuk kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

    “Kami mengimbau masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi untuk dapat kembali ke rumah masing-masing, berkumpul bersama keluarga yang telah menunggu dan kembali beraktivitas dengan nyaman,” tuturnya.

  • Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

    Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

     

    image-small

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyebut perusakan fasilitas umum dan pembakaran pagar Gedung DPR/MPR RI saat aksi unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (27/08/2026) malam,dilakukan oleh kelompok yang sengaja membuat kericuhan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, aksi tersebut tidak lagi berkaitan dengan penyampaian aspirasi. Menurut dia, sebagian massa yang datang setelah aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) justru melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Itu adalah ulah kelompok perusuh atau pengganggu kamtibmas,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

    Budi menjelaskan, kegiatan penyampaian aspirasi AMPB sebenarnya telah selesai sejak siang hingga sore hari. Massa juga telah membubarkan diri secara tertib setelah bertemu dengan pimpinan DPR.

    Namun, setelah itu muncul massa susulan yang datang dan menduduki gerbang Gedung DPR/MPR RI. Situasi kemudian meningkat hingga terjadi aksi perusakan dan pembakaran pagar.

    Melihat situasi yang semakin tidak kondusif dan waktu yang telah memasuki malam hari, Polri mengambil langkah penanganan secara bertahap.

    Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum serta kepentingan masyarakat yang tetap harus beraktivitas dengan aman.

    “Setelah melihat eskalasi dan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang sudah memasuki malam hari, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta untuk menjamin aktivitas masyarakat umum tidak dirugikan, Polri mengambil langkah pendekatan secara bertahap,” jelasnya.

    Budi menegaskan, perusakan fasilitas umum sangat merugikan masyarakat. Sebab, fasilitas yang rusak dapat mengganggu pelayanan dan aktivitas warga.

    “Tindakan perusakan tentunya dapat merusak ketertiban dan keteraturan sosial. Hal ini sangat merugikan karena ketika fasilitas umum dirusak, pada akhirnya dapat menyebabkan terganggunya pelayanan kepada masyarakat umum,” katanya.

    Polisi juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga situasi aman dan kondusif selama aksi berlangsung.

    Budi meminta masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi demonstrasi untuk kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

    “Kami mengimbau masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi untuk dapat kembali ke rumah masing-masing, berkumpul bersama keluarga yang telah menunggu dan kembali beraktivitas dengan nyaman,” tuturnya.

  • Polda Metro Sita Jaya Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

    Polda Metro Sita Jaya Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

    Polda Metro Jaya menyita sejumlah senjata tajam dalam aksi kericuhan di depan Gedung DPR RI, pada Kamis (27/8/2026) kemarin.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”,        

    Sejauh ini, kata Budi, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 322 terduga pelaku. Ratusan pelaku tersebut, 160 orang di antaranya merupakan anak di bawah umur.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”,

    Klaster pertama yakni klaster anak berusia di bawah umur, total ada 153 anak berusia di bawah usia 18 tahun dilakukan penangkapan, tiga di antaranya berjenis kelamin wanita.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”,

    Kemudian, klaster kedua merupakan klaster perusuh biasa. Total ada 91 orang yang tertangkap akibat melakukan aksi kerusuhan di depan gedung DPR MPR RI.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”, Klik untuk baca:      

    Dalam klaster ini, ada 71 orang yang diperiksa akibat dugaan perusakan fasilitas umum dan melakukan penganiayaan pasca aksi 27 Agustus.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”, Klik untuk baca: Terakhir, klaster perekrut massa. Dalam kasus ini penyidik juga menemukan fakta hukum terkait adanya klaster yang bertugas mencari dan merekrut massa dalam kejadian kerusuhan tersebut.

  • Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

    Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

    Polda Metro Jaya menyita sejumlah senjata tajam dalam aksi kericuhan di depan Gedung DPR RI, pada Kamis (27/8/2026) kemarin.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”, Klik untuk baca: https://www.suara.com/news/2026/08/28/192714/polda-metro-sita-golok-dan-19-anak-panah-di-demo-27-agustus-45-orang-jadi-tersangka.

            

    Sejauh ini, kata Budi, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 322 terduga pelaku. Ratusan pelaku tersebut, 160 orang di antaranya merupakan anak di bawah umur.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”, Klik untuk baca: https://www.suara.com/news/2026/08/28/192714/polda-metro-sita-golok-dan-19-anak-panah-di-demo-27-agustus-45-orang-jadi-tersangka.

            

    Klaster pertama yakni klaster anak berusia di bawah umur, total ada 153 anak berusia di bawah usia 18 tahun dilakukan penangkapan, tiga di antaranya berjenis kelamin wanita.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”, Klik untuk baca: https://www.suara.com/news/2026/08/28/192714/polda-metro-sita-golok-dan-19-anak-panah-di-demo-27-agustus-45-orang-jadi-tersangka.

            

    Kemudian, klaster kedua merupakan klaster perusuh biasa. Total ada 91 orang yang tertangkap akibat melakukan aksi kerusuhan di depan gedung DPR MPR RI.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”, Klik untuk baca: https://www.suara.com/news/2026/08/28/192714/polda-metro-sita-golok-dan-19-anak-panah-di-demo-27-agustus-45-orang-jadi-tersangka.

            

    Dalam klaster ini, ada 71 orang yang diperiksa akibat dugaan perusakan fasilitas umum dan melakukan penganiayaan pasca aksi 27 Agustus.

    Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka”, Klik untuk baca: https://www.suara.com/news/2026/08/28/192714/polda-metro-sita-golok-dan-19-anak-panah-di-demo-27-agustus-45-orang-jadi-tersangka.

    Terakhir, klaster perekrut massa. Dalam kasus ini penyidik juga menemukan fakta hukum terkait adanya klaster yang bertugas mencari dan merekrut massa dalam kejadian kerusuhan tersebut.

  • Demo Di Jakarta Polwan Polda Metro Jaya Sapa Pejuang Aspirasi

    Demo Di Jakarta Polwan Polda Metro Jaya Sapa Pejuang Aspirasi

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Halo Lokal. Sumber ilustrasi: PEXELS/Ahmad Syahrir
    Suasana Demo di Depan DPR Kondusif, Polwan Polda Metro Jaya Bagikan Makanan dan Sapa Peserta Aksi

    Aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026) berlangsung dalam suasana hangat dan kondusif. Langkah persuasif ditunjukkan oleh jajaran Polisi Wanita (Polwan) bersama personel Polda Metro Jaya yang turun langsung menyapa para pejuang aspirasi di lapangan.

    Kehadiran personel Polwan di garda depan memberikan pendekatan berbeda dalam pengawalan aksi massa. Selain memastikan situasi area sekitar jalan Gatot Subroto tetap aman, para petugas membagikan paket makanan ringan dan air mineral secara langsung kepada para peserta yang menyuarakan pendapatnya.

    Fokus Pendekatan Humanis di Lapangan

    • Aksi Simpatik Logistik: Pembagian air mineral dan konsumsi secara merata kepada massa aksi untuk memastikan kondisi fisik peserta tetap terjaga.
    • Komunikasi Empatis (Cooling System): Para Polwan menjalin dialog ramah dan menyapa massa secara langsung untuk mendinginkan tensi di area demonstrasi.
    • Pengamanan Restoratif: Menjaga hak konstitusional warga dalam menyampaikan aspirasi sekaligus menjamin ketertiban fasilitas publik.

     

    Pendekatan empati ini efektif mencairkan kekakuan antara aparat pengaman dan peserta aksi. Senyum serta sapaan santun dari personel Polwan disambut positif oleh massa, sehingga menciptakan dinamika penyampaian pendapat yang tertib, aman, dan saling menghormati.

    Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pola pengamanan yang simpatik dan inklusif. Melalui kehadiran petugas yang humanis, ruang demokrasi di ibu kota diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan rasa aman seluruh lapisan masyarakat.